TINJAUAN YURIDIS TINDAK PIDANA PERDAGANGAN ORANG (HUMAN TRAFFICKING) DENGAN MODUS PENGANGKATAN ANAK SECARA ILEGAL ( STUDI KASUS PUTUSAN No . 275/Pid.Sus/2013/PN.Btl )
EMY FAJARINI, Sandra Dini Febri Aristya, S.H., M.DPSI.,
2014 | Tugas Akhir | D3 HUKUM (PARA LEGAL)Tindak Pidana perdagangan orang semakin marak terjadi di Indonesia khususnya menyangkut perdagangan perempuan dan anak, termasuk bayi. Korban biasanya diperdagangkan tidak hanya untuk eksploitasi seksual tetapi juga bentukbentuk eksploitasi lainnya sehingga perdagangan orang merupakan salah satu pelanggaran terburuk harkat dan martabat manusia. Beragam modus dilakukan oleh pelaku salah satunya yaitu pengangkatan anak secara ilegal yang merupakan pengangkatan anak tanpa adanya permohonan pengesahan di pengadilan. Pengangkatan anak sudah diatur dalam Undang-Undang tetapi masyarakat kurang mengetahui adanya peraturan tersebut sehingga diharapkan masyarakat kedepan lebih mengetahui akan peraturan perundang-undangan tersebut sebagai salah satu cara untuk mengantisipasi adanya tindak pidana perdagangan orang dengan modus pengangkatan anak secara ilegal. Tujuan Praktik Kerja Lapangan adalah untuk mendapatkan gelar Ahli Madya Hukum dan mengaplikasikan ilmu yang didapat selama kuliah. Manfaat dari Praktik Kerja Lapangan antara lain penulis dapat mengetahui berbagai kasus yang sedang terjadi di masyarakat beserta penyelesaiannya salah satunya yaitu tindak pidana perdagangan orang yang marak terjadi di masyarakat sehingga penulis dapat mengetahui pelayanan hukum dan akses kepada masyarakat. Pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusan kepada terdakwa dalam perkara No. 275/Pid.Sus/2013/PN.Btl lebih mempertimbangkan pertimbangan yuridis daripada pertimbangan non yuridis. Dalam hal ini penulis sependapat dengan pertimbangan hakim dalam memutus perkara tersebut karena hakim memilih alternatif dakwaan Kesatu yang relevan dan logis dengan perbuatan terdakwa yaitu telah memenuhi unsur-unsur Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang sehingga perbuatan terdakwa tersebut secara sah dapat dikategorikan sebagai tindak pidana perdagangan orang. Selain itu hakim juga telah memenuhi unsur pidana materiil dan formil dalam menjatuhkan putusan sehingga telah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
The crime of human trafficking happen more frequently in Indonesia especially related to women trafficking and children, including baby. The victims are usually traded not only for sexual exploitation but also other exploitation forms so that human trafficking is one of the worst violation of human dignity and rights. Various modus were done by trafficker, one of them is illegally child adoption that is child adoption without asking legalization in court. Adoption has been regulated in legislation but the society didn’t know about the rules, so the society were expected in the future know more about it rules as one of a way to anticipate the existence of the crime of human trafficking with illegally child adoption modus. The aim of internship is to obtain Diplome in Law degree and applied knowledge gained during following course. The benefits of internship such as the author can know various cases occuring in society and their solutions, one of them is the crime of human trafficking that often occurs in society so the author can understand about legal service and access to public. Judge consideration in making decision to the accused in case number 275/Pid.Sus/2013/PN.Btl more consider the juridical consideration than nonjuridical consideration. In this matter, author agrees with judge consideration in making decision in that case because judge choose the first alternative accusation that relevant and logic with act of the accused that already filled elements of Article 2 Paragraph (1) the Act number 21 of 2007 concerning Eradication of Human Trafficking Crime so act of the accused rightful can be categorized as the crime of human trafficking. Beside that, judge also already fulfilled the material and the formal elements of penal in making decision, so it has been suitable with the effective rules.
Kata Kunci : tindak pidana perdagangan orang, pengangkatan anak, ilegal