Laporkan Masalah

Segmentasi pasar menurut benefit di RSUD Dolok Sanggul Kabupaten Tapanuli Utara Propinsi Sumatera Utara

SIMATUPANG, Pangihutan, Dr.dr. H. Boy S. Sabarguna, MARS

2001 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat

Latar belakang: RSUD Dolok Sanggul sebagai Rumah sakit kelas C, milik pemerintah daerah Tapanuli Utara walaupun merupakan pusat rujukan kesehatan bagi 14 kecamatan dengan jumlah pendududk 284.475 jiwa, tetapi BOR dan utilisasi pelayanannya tetap rendah. ha1 ini disebabkan oleh beberapa masalah antara lain, mempunyai dua buah Rumah sakit pesaing yang lebih lengkap fasilitas dan dokter spesialis dasar yang puma waktu serta berjarak 60 Km dari RSUD Dolok Sanggul, upaya pemasaran masih secara tradisional atau mempergunakan konsep penjualan yang berbasis pada spesialisasi yang ada di Rumah sakit. Sekarang, dalam lingkungan persaingan yang semakin tajam, RSUD Dolok Sanggul harus mengubah upaya pemasaran dari sistim tradisonal atau yang mempergunakan konsep penjualan yang berbasis spesialisasi kearah upaya pemasaran dengan mempergunakan strategi konsep pemasaran melalui segmentasi pasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui segmentasi p a r yang ada di RSUD.Dolok Sanggul menurut benefit, secara Behavioristic (perilaku) Metode: Rancangan penelitian adalah kualitatif deskriptif dengan metode wawancara mendalam terfokus, dan observasi perilaku konsumen. Subjek penelitian berjumlah 12 orang yang terdiri 4 orang dari setiap yang dirawat di ruang rawat inap penyakit Dalarn, Bedah, Kebidanan dan penyakit Kandungan. Dimana 1 orang mewakili setiap segmen pasar dan setiap ruang rawat inap. Hasil: Hasil penelitian menunjukan bahwa faktor yang dijadikan pertimbangan oleh konsumen dalam memilih RSUD Dolok Sangggul terdiri dari 1 faktor utama yaitu faktor biaya perawatan pelayan kesehatan yang lebih murah dibandingkan dengan Rumah sakit pesaing dan 3 faktor pendukung yaitu; keberadaan dokter spesialis, peralatan serta lokasi dari Rumah sakit. Kesimpulan: Segmentasi pasar pengguna jasa pelayanan kesehatan di RSUD Dolok Sanggul menurut benefit secara Behavioristic tergolong pada segementasi pasar Economic buyers,

Background: Dolok Sanggul District Hospital is a type-C hospital belonging to the local authority of North Tapanuli. Although it is a referral center for 14 sub-disticts with 284,475 inhabitants, the service utilization and BOR was still low. This was caused by several problems including two hospital competitors with complete facilities and specialists who are past time and are 60 km distance from the hospital, although its marketing program is still traditional or and uses selling concept based on specialization. Now, in the more competitive environment, Dolok Sanggul District Hospital should change its marketing concept from traditional one or from using selling concept based on specialization towards marketing using marketing concept strategy through market segmentation. This study was aimed at finding out market segmentation available in Dolok Sanggul District Hospital based on benefit and behavioristics. Methods: This was a qualitative descriptive study using focused depth interviews and observation on consumer behavior. The subjects were 12 persons consisting of 4 persons from each inpatient installation of internal medicine, midwifery, and obstetrics and every 1 person represents every market segment of each inpatient installation. Results: The results showed that factors considered by consumers in choosing Dolok Sanggul District Hospital consisted of 1 main factor, i.e. cheaper healthcare service cost compared with the competitors and 3 supporting factors, i.e. availability of specialists, equipment, and hospital location. Conclusion: market segmentation for health care service at Dolok Sanggul District Hospital should be based on benefit and behavioristics, and is viewed in the market segmentation named economic buyers factors

Kata Kunci : Manajemen Rumah Sakit, Segmentasi Pasar, Benefit Rumah Sakit, market segmentation, utilization, benefit.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.