Laporkan Masalah

PENDOKUMENTASIAN REKAM MEDIS PUSKESMAS PEMBANTU PUSKESMAS II PANGGANG GUNUNGKIDUL

SUPRATIWI, Rawi Miharti, MPH

2014 | Tugas Akhir | D3 REKAM MEDIS

Latar Belakang : Pendokumentasian adalah setiap catatan tertulis atau bergambar yang memuat keterangan mengenai sesuatu hal atau peristiwa yang dibuat orang untuk membantu ingatannya. Dokumen memiliki peran penting sebagai sumber ingatan dan penyajian informasi yang lengkap, baik cepat dan benar untuk pengambilan keputusan. Berdasarkan studi pendahuluan yang peneliti lakukan pada tanggal 28 September 2013 oleh peneliti di Puskesmas Pembantu Puskesmas II Panggang di ketahui bahwa kegiatan pelayanan di Puskesmas pembantu hanya dilayani oleh 1 orang petugas, yakni seseorang dengan profesi perawat, yang bertugas dibagian pendaftaran sekaligus melayani pelayanan medis. Setiap kali pasien datang hanya didata pada lembar resep, setelah digunakan, lembar resep tersebut tidak dipakai lagi di Pelayanan berikutnya. Hal ini mengakibatkan proses dokumentasi rekam medis tidak sesuai aturan. Dengan tidak adanya dokumentasi yang benar menyebabkan proses dan output tidak berjalan sesuai aturan. Oleh karena itu, memicu peneliti untuk mengetahui bagaimana pendokumentasian rekam medis di Puskesmas pembantu Puskesmas II Panggang. Tujuan : Mengetahui input data pasien Puskesmas Pembantu Puskesmas II Panggang, mengetahui proses pengolahan data pasien Puskesmas Pembantu Puskesmas II Panggang, mengetahui output data di Puskesmas Pembantu Puskesmas II Panggang. Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan rancangan cross sectional. Pengambilan data melalui wawancara, studi dokumentasi, serta observasi. Hasil : Pelaksanaan identifikasi sosial pasien dilaksanakan dengan menanyakan langsung kepada pasien tentang identitasnya (wawancara), adapun data yang ditanyakan adalah, nama, umur, alamat, status pasien (pasien umum,atau menggunakan jaminan). Pengumpulan data hasil pelayanan di Puskesmas Pembantu Girikarto dan Girimulyo berupa lembar resep..Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan aplikasi SIMPUS. Proses entry data pelayanan di SIMPUS terdapat beberapa item yang tidak diisikan sesuai dengan lembar resepnya. Selain itu semua jenis kunjungan pasien di Puskesmas Pembantu dianggap sebagai pasien lama. Laporan bulanan data kesakitan (LB 1)dihasilkan tidak akurat karena data dari Pustu proses entry item data jenis kelamin di-entry-kan secara tidak akurat. Laporan mingguan (W2) sudah sesuai dengan keputusan Mentri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 1479/MENKES/X/2003 tentang Pedoman Penyelenggaraan Sistem Surveilans Epidemiologi Penyakit Menular dan Tidak Menular .

The background : pendokumentasian is any written or pictorial records containing information regarding something of things or events that person produces to help his memory. The document has an important role as a source of the memory and complete information presentation good and right to fast decision-making. Based on the study of the prelude that researchers do on june 28 september 2013 by researchers in puskesmas chaiwalla puskesmas ii panggang in noticed that services events in puskesmas chaiwalla only served by 1 officers namely someone to the profession of a nurse is on duty to serve pendaftaran as well as medical services. Every time the patient came only prescription, while those in pieces after use, sheets of prescription was not be used again in another service. This leads to the process of documentation rollin medical not according to the rules. By the absence of documentation right to cause the and output does not run according to the rules. Therefore, triggered researchers to find out how to document medical records in the health center health center aide II Panggang. Objective : To determine patient data input health center health center II Panggang, knowing the data processing patient health center health center II Panggang, knowing the output of data in health center health center II Panggang. Research methods : This research is a descriptive qualitative method with cross sectional design. Data retrieval via interviews, documentation, studies and observations. Results : Implementation of social identification is carried out by asking the patient directly to the patient about his or her identity (interview), the data are asked is, your name, age, address, status of the patient (patient, or use a public guarantee). Results of data collection services in Clinics and Girimulyo a Girikarto Helper sheet recipes..The data processing is done using the SIMPUS application. The process of data entry services in SIMPUS there are some items that are not filled in according to the recipe sheet. Besides all kinds of visits patients at the Clinic patient considered as old Maid. Monthly report data in pain (LB 1) generated is inaccurate because the data from the entry process data item Pustu gender on-entry-right is not accurate. Weekly reports (W2) are in accordance with the decision of the Minister of Health of the Republic of Indonesia Number 1479/MENKES/X/2003 concerning the guidelines on Conducting Epidemiologic Surveillance System for infectious diseases and is not contagious.

Kata Kunci : Latar Belakang : Pendokumentasian adalah setiap catatan tertulis atau bergambar yang memuat keterangan mengenai sesuatu hal atau peristiwa yang dibuat orang untuk membantu ingatannya. Dokumen memiliki peran penting sebagai sumber ingatan dan penyajian inf


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.