Faktor-faktor yang berhubungan dengan ibu hamil berisiko bersalin di rumah
NAFARIN, Mukhlis, Prof.dr. M. Hakimi, SpOG.,PhD
2001 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan MasyarakatDi Indonesia, rasio kematian maternal yang tinggi masih menjah masalah kesehatan utama. Kabupaten Bantul, adalah salah satu Kabupaten di Propinsi Damah Istimewa Yogyakarta yang angka kematian matemal lebih tin= dibandingkan dengan Kabupaten lain. Terlambat membawa ke fasilitas rujukan adalah penyebab utama terjadinya kematian maternal dan adanya kecenderungan untuk memilih bersalin di rumah merupakan penyebab utama terjadinya keterlambatan di daerah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor risiko yang berpengaruh pada ibu hamil berisiko bersalin dirumah. Penelitian ini dilakukan dengan rancanp case-control study. Subyek penelitian terdiri dari ibu hamil berisiko yang befsalin di mab antara bulan Juni- Desember 2000 sebanyk 84 kasus dan 84 pembanding diambil dari ibu yang bersalin di fasilitas pelayanan kesehatan. Pengumpulan data dilakukan denwarncam dan observasi dilapangan dai bulan November 2OOO-Juli 2001. Hasil dianalisis den- program SPS 9.0 for windows untuk mengendalikan vasiabel perancu. Ada 2 faktor utama yang berhubungan seem bermakna dengan ibu hamil bersalin di rum& yaitu; tidak ada penyuluhan yang berkaitan dengan kehamilan dan pemanfmtan ANC yang ti& sesuai. Perlu ditegaskan la@ pentingnya penytiluhm hemp informasi yang mud& dimengerti oleh ibu hamil berkenm dengan keadaan kehamilannya, kebijakan yang mendorong bidan untuk meningkatkan kinerjanya dengan supewisi dan pertemuan rutin serta penelitian lebih lanjut mengmi kecendmgan untuk bersalin di rumah di Kabupatm Bantul.
Maternal mortality ratio in Indonesia still represents a major health problem. Bantu1 Regency is one of the regencies in Yogyakarta Special Territory Province with higher mortality than that of the other regencies. Being late to come to the referral facilities and to get help are the causes of maternal mortality. The ignorance of pregnancy risk and the habit to home delivery are the main factors of that occurrence, The purpose of this study is to know the factors related to the prefkrence of home delivery. This study is a case-control study in which the cases are the post-homedelivery women and the controls all those at health service facilities. The subjects are selected based on the criteria of having pregnancy risk when delivering babies from June to December 2000. The independent variables are counseling, adequacy to utilization of antenatal care, educational level, family income and duration to reach the health service facilities. The result of the univariate anlysis shows that women with home deliveries have significant relationship with counseling and inadequate to utilization of antenatal care, educational level and low family income (~0.05)T. he multiple logistic regression analysis shows that there is sigplficant relationship between with home deliveries and lack of counseling and inadequate to utilization of antenatal care. It is concluded that pregnant women with risk factors who deliver at home have relationship With low @ty of antenad care such as inadequate utilization of antenatal care and no counseling associated with any pregnancy risk.
Kata Kunci : Epidemiologi, Ratio Kematian Maternal, Maternal mortality ratio-risk factors-home delivery.