Laporkan Masalah

Pengaruh Dimensi-dimensi Kewargaan Korporat Persepsian pada Niat Melamar Pekerjaan dengan Ekspektasi Sukses Karir Sebagai Variabel Pemediasi

DIKANAYA TARAHITA, Dr. T. Hani Handoko, M.B.A.

2014 | Skripsi | MANAJEMEN

Kompetisi bisnis dewasa ini mendorong perusahaan untuk menemukan dan meningkatkan keunggulan kompetitif (competitive advantage), khususnya pengelolaan sumber daya manusia (SDM) untuk bertahan dalam suatu industri. Pengelolaan SDM diawali dengan proses rekruitmen yang prima, yaitu dengan meningkatkan niat melamar pekerjaan sehingga perusahaan punya kesempatan lebih besar untuk memperoleh pelamar kerja berkualitas. Kewargaan korporat-lebih dikenal dengan istilah tanggung jawab sosial perusahaan (CSR)-dianggap sebagai salah satu prediktor niat melamar kerja. Penelitian sebelumnya memperlakukan kewargaan korporat sebagai sebuah dimensi tunggal. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh 4 dimensi kewargaan korporat persepsian yang dimediasi oleh ekspektasi sukses karir. Keempat dimensi itu antara lain kewargaan ekonomis, legal, etis, dan filantropis persepsian. Penelitian ini telah menguji 113 responden terpilih yang diambil dari mahasiswa S1 Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada. Penemuan empiris berhasil membuktikan bahwa kewargaan ekonomis, legal, etis, serta filantropis persepsian berpengaruh positif signifikan pada niat melamar pekerjaan dan uji mediasi yang dilakukan menemukan bahwa ekspektasi sukses karir memediasi keempat dimensi tersebut secara parsial. Kewargaan ekonomis mempunyai kontribusi pengaruh lebih besar dibandingkan tiga dimensi lainnya. Penemuan dari penelitian ini diharapkan memberi tambahan pengetahuan khususnya pada bidang rekruitmen dan SDM serta memberikan pendekatan baru pada praktik manajerial perusahaan untuk lebih mempertimbangkan kebijakan kewargaan korporat-CSR perusahaan guna meningkatkan niat pelamar kerja berkualitas.

Business competition encourages companies to discover and strengthen their competitive advantages. Recruit and select high quality employees as company’s human capital are important to allow the business to be sustained in the industry. The growing interest in Corporate Citizenship, widely known as Corporate Social Responsibility (CSR) in Indonesia, further affected company’s policy and practice in recruitment process. Perceived corporate citizenship is proposed to have positive impact on job pursuit intention. Recent studies were treated corporate citizenship as a single dimension construct. Therefore, this study is aimed to test and analyze the impact of 4 perceived dimensions of corporate citizenship on job pursuit intention with career success expectation included as the mediating variable. The 4 dimensions tested in this study are perceived economic, legal, ethic, and philanthropic citizenship. The proposed hypotheses of this research are empirically tested using the data from 113 undergraduate students of Universitas Gadjah Mada. The empirical findings succeed to investigate and prove that perceived economics, legal, ethics, and philanthropic citizenship positively affect job pursuit intention and fostering optimistic career success expectation. Career success expectation is partially mediated the model. Among those 4 dimensions, philanthropic citizenship is found to give the highest contribution to the model. The purpose of these findings are to complement the growing literature in human resource management, especially in recruitment process and to bring a new perspective and approach for company’s practice for considering the implementation of corporate citizenship to attract potential job seeker.

Kata Kunci : Kompetisi bisnis dewasa ini mendorong perusahaan untuk menemukan dan meningkatkan keunggulan kompetitif (competitive advantage), khususnya pengelolaan sumber daya manusia (SDM) untuk bertahan dalam suatu industri. Pengelolaan SDM diawali dengan proses


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.