PENGOLAHAN ARSIP KARTOGRAFI DI KANWIL BADAN PERTANAHAN NASIONAL DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA
GIANANDA SAKTIKA N, Suhardo Surotani, S.Sos
2014 | Tugas Akhir | D3 KEARSIPANLaporan ini mengangkat tema tentang Pengolahan Arsip Kartografi. Tujuan dari laporan ini adalah untuk mengetahui pengolahan Arsip Kartografi di Kanwil Badan Pertanahan Nasional Daerah Istimewa Yogyakarta. Kemudian tujuan dari pengolahan arsip kartografi untuk penataan yang sistematis guna mempermudah dalam penemuan kembali arsip kartografi tersebut. Metode pengumpulan data yang dilakukan meliputi tiga tahap yang pertama studi pustaka. Metode ini dilakukan dengan mengumpulkan data yang berasal dari bahan pustaka yang berkaitan dengan topik dalam penulisan laporan tugas akhir. Metode kedua dengan observasi partisipasi, yaitu pengamatan atau peninjauan secara langsung keadaan di lapangan dengan ikut menjadi bagian dari kelompok yang diamati atau ditinjau. Metode terakhir dengan melakukan wawancara. Metode wawancara merupakan pengumpulan data dengan melakukan tanya jawab secara langsung kepada pihak narasumber. Kesimpulan yang didapatkan dari laporan ini adalah pengolahan arsip kartografi yang ada di Kanwil Badan Pertanahan Nasional Daerah Istimewa Yogyakarta belum terlaksana dengan baik.
This report describes about the organizing of cartographic records. The purpose of this report to know the organizing of cartographic records at Kanwil Badan Pertanahan Nasional Daerah Istimewa Yogyakarta. Then the purpose of organizing cartographic records for systematic arrangement to make easy the retrieval of the cartographic records. The method of data collection was conducted on the three stages, the first method is study of literature. This method is done by collecting data from literature related to the topic of report writing. The second method is observation of participation, that is direct observation or review of the conditions in office have been part of a group which observed or reviewed. The last method is interview. An interview method of collecting data with directly dialogues to the speakers. The conclusion from this report is organizing cartographic records in Kanwil Badan Pertanahan Nasional Daerah Istimewa Yogyakarta has not done well.
Kata Kunci : -