PENGAWASAN KUALITAS SUSU SEGAR DI KOTA YOGYAKARTA PADA TAHUN 2013
NUR HALIMAH, Dr. drh. Yatri Drastini, M.Sc
2014 | Tugas Akhir | D3 KESEHATAN HEWANPraktek Kerja Lapangan (PKL) pada Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Pertanian Kota Yogyakarta dilakukan untuk mempelajari tugas dinas dalam pengawasan kualitas dan peredaran dari bahan pangan asal hewan seperti contoh susu. Tujuan penulisan Tugas Akhir ini adalah untuk mengetahui pengawasan terhadap kualitas susu segar sehingga dapat menambah pengetahuan dan wawasan pembaca. Pada tahun 2013 sebanyak 217 sampel susu segar yang diperiksa keadaan dan susunan susu di Laboratorium Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet) Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Pertanian Kota Yogyakarta. Sampel susu diambil dengan beberapa metode yaitu pengambilan dari loper (straat monster), pengambilan dari kandang (staal monster), dan pengumpul susu (koperasi). Pengujian yang dilakukan untuk mengetahui keadaan susu diantaranya uji kebersihan, uji organoleptik, uji derajat asam dan uji alkohol 70%. Pengujian yang dilakukan untuk mengetahui susunan susu diantaranya pengukuran berat jenis dan perhitungan kadar lemak dalam susu. Dari 217 sampel susu segar yang diuji di dapatkan hasil 65,66% sampel susu segar masuk kriteria “baik†dan 33,44% masuk dalam kriteria “cukupâ€. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan susu segar yang beredar di Kota Yogyakarta memiliki kandungan gizi yang tepat dan layak untuk dikonsumsi.
A Field Work Practice (PKL) in Industrial, Trade, Co-operation and Agricultural Office in Yogyakarta City were conducted to learn office tasks in supervising a quality and distribution of animal-origin foodstuffs such as milk. This Final Task writing was aimed to know the supervision towards fresh milk quality so that it could add reader’s knowledge and insight. In 2013 many as 217 fresh milk samples observed its condition and its composition in the Veterinary Public Health Laboratory (Kesmavet) of Industrial, Trade, Co-operation and Agricultural Office in Yogyakarta City. The milk sample was taken by several methods namely: taking from messenger (straat monster), taking from stable (staal monster) and milk collector (co-operation). The examination was conducted to know milk condition among others: cleanliness test, organoleptic test, acid degree test and alcohol test of 70%. The examination was conducted to know milk composition among others: specific weight measurement and milk fat nature calculation. Out of 217 fresh milk samples tested it obtained 65.66% results of fresh milk samples classified in “good†criteria and 33.44% classified in “fair†category. From the result, it could be concluded that fresh milk distributed in Yogyakarta City had a suitable nutritional nature and was proper to consume.
Kata Kunci : susu, uji organoleptik, uji akohol, uji kebersihan, uji derajat asam, kadar lemak, berat jenis.