Laporkan Masalah

PENGARUH BASIS BEESWAX DAN PARAFFIN WAX TERHADAP SIFAT DAN STABILITAS FISIK SEDIAAN LIPSTIK EKSTRAK ETANOLIK BUNGA KEMBANG SEPATU (Hibiscus rosa-sinensis L.) BESERTA UJI IRITASI PRIMERNYA

RR. OCTAVIANI K. P., Dr. Mimiek Murrukmihadi, SU., Apt.

2014 | Skripsi | FARMASI

Kualitas lipstik dapat dipengaruhi oleh zat warna dan komposisi basis. Zat warna alami yang sering digunakan secara empiris adalah antosian yang terdapat di bunga kembang sepatu merah (Hibiscus rosa-sinensis L.). Penggunaan jenis dan komposisi basis lilin yang berbeda dapat memberikan karakteristik yang berbeda pada lipstik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi basis Beeswax dan Paraffin wax pada formulasi lipstik ekstrak bunga kembang sepatu (Hibiscus rosa-sinensis L. ) terhadap sifat, stabilitas fisik serta keamanannya. Zat warna antosian didapat dari bunga kembang sepatu yang dimaserasi dengan pelarut etanol 96%. Lipstik dibuat dalam 3 formula terdiri dari formula 1 (10% Beeswax dan 15% Paraffin wax), formula 2 (14% Beeswax dan 11% Paraffin wax),dan formula 3 (18% Beeswax dan 7% Paraffin wax) dengan 6% ekstrak bunga kembang sepatu. Lipstik diuji sifat dan stabilitas fisiknya (organoleptis, kekerasan, daya lekat, dan titik lebur) selama 4 minggu setelah pembuatan. Tingkat keamanan sediaan lipstik diuji dengan uji iritasi primer menggunakan Kelinci albino betina. Data diuji dengan ANOVA satu jalan dengan taraf kepercayaan 95% dan dilanjutkan dengan uji Tukey. Data organoleptis dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lipstik kembang sepatu memberikan warna ungu, berbau khas, dan tidak berasa ketika dioleskan. Lipstik pada formula 1 dan 3 stabil dalam penyimpanan di semua respon (organoleptis, kekerasan, daya lekat, dan titik lebur), sedangkan formula 2 tidak stabil pada respon daya lekat. Lipstik dengan ekstrak etanol bunga kembang sepatu (Hibiscus rosa-sinensis L.) sebagai pewarna alami tidak memberikan reaksi iritasi primer (eritema dan edema) pada hewan uji.

Lipstick quality can be affected by the dye and base composition. Natural dyes areoften used empirically is anthocyanins contained in the flower of hibiscus (Hibiscus rosa-sinensis L.). The use of various types and compositions of different wax bases can provide different characteristics in lipstick. This study aims to determines the effect of a combination of beeswax and paraffin wax in various formula of lipstick from hibiscus flower extract in the physical properties, physical stability, and security. Anthocyanin dyes obtained from hibiscus flower in maceration with 96% ethanol. Lipstick made in 3 formulas consisting of formula 1 (10% Beeswax and 15% Paraffin wax), formula 2 (14% Beeswax and 11% Paraffin wax),and formula 3 (18% Beeswax and 7% Paraffin wax) with 6% of hibiscus flower extract. Lipstick tested physical properties and stability (organoleptic, hardness, adhesion, and melting point) for 4 weeks after the making. Security level of lipstick, tested with primary irritation test using female albino rabbits. Data were tested by One-Way ANOVA with confidence level 95%, followed by Tukey test. Organoleptic data were analyzed descriptively. The result showed that hibiscus lipstick produces a purple color, characteristic odor, and tasteless when applied topically. Lipstick on formula 1 and 3 are stable in storage in all response (organoleptic, hardness, adhesion, and melting point), while formula 2 is unstable in response to adhesion. Lipstick with ethanol extract of hibiscus flower (Hibiscus rosa-sinensis L.) as natural dyes do not provide primary irritation reactions (erythema dan edema) in test animals.

Kata Kunci : Lipstik, bunga kembang sepatu


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.