PENGARUH TERAPI MUSIK KELOMPOK TERHADAP INTERAKSI SOSIAL PENDERITA SKIZOFRENIA DI RUMAH SAKIT JIWA GRHASIA DIY
LULUK AZIZAH, Ibrahim Rahmat, S.Kp., S.Pd., M.Kes
2014 | Skripsi | ILMU KEPERAWATANLatar Belakang: Skizofrenia adalah suatu penyakit otak persisten dan serius yang mengakibatkan perilaku psikotik, pemikiran konkret, dan kesulitan dalam memproses informasi, hubungan interpersonal serta memecahkan masalah. Gangguan sosial bisa juga menyebabkan ketidaknyamanan dan isolasi sosial yang lebih parah. Terapi musik kelompok merupakan salah satu terapi yang bisa digunakan untuk meningkatkan hubungan interpersonal pada penderita skizofrenia. Terapi musik sangat membantu sekali dalam peningkatan motivasi, menyediakan kesempatan untuk mengekspresikan emosi dan sebagai sarana untuk interaksi sosial. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh terapi musik kelompok terhadap interaksi sosial pada penderita skizofrenia di Rumah Sakit Jiwa Grhasia DIY. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian quasi-experimental dengan non equivalent control group. Penelitian ini dilakukan di RSJ Grhasia Yogyakarta pada bulan Oktober 2013 - Januari 2014. Besar sampel penelitian ini adalah 49 responden terbagi menjadi 24 responden kelompok perlakuan dan 25 responden kelompok kontrol. Instrumen yang digunakan Kuesioner Interaksi Sosial yang diadopsi dari Asminatalia (2008). Analisis data menggunakan mann whitney, paired t-test dan wilcoxon. Hasil: Tidak terdapat perbedaan median skor interaksi sosial yang bermakna antara kelompok perlakuan dan kelompok kontrol sebelum (p = 0,818) dan setelah intervensi (p = 0,417). Tidak terdapat perbedaan median dan rerata skor interaksi sosial yang bermakna dari pre-test ke post-test pada kelompok perlakuan (p = 0,495) dan kelompok kontrol (p = 0, 276). Kesimpulan: Terapi musik kelompok tidak berpengaruh secara signifikan terhadap interaksi sosial penderita skizofrenia di Rumah Sakit Jiwa Grhasia DIY.
Background: Schizophrenia is persistent and serious brain disease that results in psychotic behavior, concrete thought, and difficulty in processing information, interperconal relationship and problem solving. Social disorder may cause discomfort and severe social isolation. Group music therapy is a method used to improve interpersonal relationship in schizophrenic patients. Music therapy greatly helps in improving motivation, provision of opportunity to express emotion and a medium for social interaction. Objective: To find out effect of group music therapy to social interaction of schizophrenic patients at Grhasia Hospital Yogyakarta. Method: The study was a quasi experiment with non equivalent control group design. It was undertaken at Grhasia Hospital Yogyakarta in October 2013 - January 2013. Samples consisted of 49 respondents; 24 respondents as experiment group and 25 respondents as control group. Research instruments were social interaction questionnaires adopted from Asminatalia (2008). Data analisis used Mann Whitney, paired t-test and Wilcoxon. Result: There was no significant difference in median score of social interaction between the experiment and control group before (p=0.818) and after intervention (p=0.417). There was no significant difference in median and average score of social interaction during pre-test and post-test in experiment group (p=0.495) and control group (p=0.276). Conclusion: Group music therapy did not significantly affect social interaction of schizophrenic patients at Grhasia Hospital Yogyakarta.
Kata Kunci : skizofrenia, terapi musik kelompok, interaksi sosial