Laporkan Masalah

PENERAPAN SISTEM NATIONAL SINGLE WINDOWS PADA DIREKTORAT JENDERAL BEA DAN CUKAI DALAM RANGKA MENARIK MINAT INVESTOR ASING MASUK KE INDONESIA (ANALISIS YURIDIS DAN SOLUSI DARI ASPEK BISNIS)

Rico Poltak Tuahot Hutasuit, SE, Prof. Dr. Nindyo Pramono, S. H., M.S.

2014 | Tesis | S2 Magister Hukum

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dasar pemikiran yang terkait mengenai National Single Window(NSW) yang merupakan sistem layanan publik terintegrasi yang menyediakan fasilitas pengajuan, pertukaran dan pemrosesan informasi standar secara elektronik, guna memberikan gambaran secara makro mengenai cara menyelesaikan penanganan lalu-lintas barang ekspor dan impor dalam hal meningkatkan daya saing perekonomian nasional. Dengan adanya NSW diharapkan pada sektor masuknya barang impor akan mengalir bebas (free flow of goods) yang akan meliberalisasikan perdagangan dengan menghapuskan segala hambatan baik itu dalam tariff, non-tarif maupun pada fasilitas perdagangan yang secara umum bertujuan untuk mencapai pasar tunggal dan basis produksi, kawasan ekonomi yang berdaya saing, pertumbuhan ekonomi yang merata dan terintegrasi ke dalam perekonomian global. Penelitian dilakukan melalui penelitian lapangan yaitu melakukan pembagian dan pengumpulan data kuesioner kepada beberapa importir, wawancara kepada nara sumber yang sudah pengalaman dalam bidangnya dari pihak KPPBC Tipe Madya Pabean Soekarno-Hatta dan studi kepustakaan penelitian hukum normatif dilakukan dengan melalui kajian terhadap peraturan perundang-undangan, peraturan presiden, dan bahanbahan hukum sebagai penunjang seperti buku, artikel dan berita yang diperoleh dari media cetak dan media elektronik, dimana isi dari informasinya berkaitan dengan tesis. Analisis data yang dipergunakan adalah analisis data deskriptif kualitatif dengan menjelaskan dan menggambarkan permasalahan yang timbul sebelum maupun sesudah NSW diterapkan di DJBC. Dari penelitian ini diharapkan pertama, bahwa penerapan INSW menjadikan proses administrasi dalam bidang ekspor-impor semakin tertib karena menggunakan sistem online. Kedua, akan diketahui dengan pasti apakah keberadaan sistim INSW adalah pendukung agar negara lain berinvestasi di Indonesia

This study aims to determine the associated rationale on National Single Window ( NSW ) which is an integrated system that provides a public service facilities filing and the exchange of electronic information processing standards, in order to provide a macro picture of how to resolve the traffic handling of export goods and imports in terms of improving the competitiveness of the national economy. With the INSW expected influx of imported goods sector will flow freely ( free flow of goods) that would liberalize trade by eliminating all obstacles either in tariff, non - tariff trade as well as the facilities that generally aims to achieve a single market and production base, competitive economic region, equitable economic growth and integrated into the global economy The study was conducted through field research that is doing the distribution and data collection questionnaire to some importers and also interviews of resource persons who have experience in the field of the KPPBC Type Madya Soekarno- Hatta and support with literature study conducted by the normative legal research through a study of laws and regulations, president of the regulations, and legal materials as a support such as books, articles and news obtained from print and electronic media, where the content of the information related to the thesis. Analysis of the data used is descriptive qualitative data analysis to describe and illustrate the problems that arise after INSW applied in. This research is expected first, that the application of the administrative process INSW made in the field of export - import more orderly for using the online system. Second, it would be known whether the presence of INSW system that is supporting other countries to invest in Indonesia.

Kata Kunci : NSW, layanan trintegrasi, investasi


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.