Laporkan Masalah

BIOSORPSI ION Zn(II) DENGAN BIOMASSA BEKATUL TERAKTIVASI YANG DIIMOBILISASIKAN PADA Ca-ALGINAT

NISA ZAKI KAMALIA, Dr.rer.nat. Adhitasari Suratman, M.Si

2014 | Skripsi | KIMIA

Telah dilakukan penelitian tentang biosorpsi ion Zn(II) dengan biosorben bekatul teraktivasi yang diimobilisasikan dalam matriks Ca-alginat. Proses biosorpsi dilakukan untuk mengetahui kemampuan biosorben dalam menyerap ion Zn(II) serta mengetahui persen recovery ion Zn(II). Pada penelitian ini biomassa bekatul diaktivasi menggunakan NaOH. Beads Ca-alginat-bekatul dibuat dengan meneteskan larutan Na-alginat yang telah dicampur biomassa bekatul teraktivasi ke dalam larutan CaCl2. Parameter biosorpsi yang dipelajari meliputi massa biosorben, pH dan waktu kontak. Desorpsi ion Zn(II) dari biosorben dilakukan dengan metode desorpsi sekuensial dan desorpsi langsung. Kadar ion Zn(II) dalam larutan diukur dengan menggunakan Spektroskopi Serapan Atom. Hasil penelitian menunjukkan kondisi optimum biosorpsi ion Zn(II) terjadi pada massa biosorben 3 g, pH 4 dan waktu kontak 120 menit. Proses adsorpsi tersebut mengikuti kinetika pseudo-orde dua dengan konstanta laju adsorpsi 4,9 ×10-2 g·mg-1·menit-1. Kajian isoterm adsorpsi ion Zn(II) pada adsorben menunjukkan bahwa adsorpsi mengikuti isoterm model Langmuir dengan kapasitas adsorpsi sebesar 2,03 mg·g-1 adsorben. Desorpsi sekuensial menunjukkan interaksi antara adsorbat dan adsorben terjadi melalui pertukaran ion, sedangkan desorpsi langsung memberikan persen desorpsi optimum sebesar 76,56% dengan agen pendesorpsi HCl 0,1 M selama 1 jam.

Biosorption of Zn(II) using rice bran biomass immobilized in Ca-alginate beads was performed. NaOH has been used for activating rice bran biomass. This biosorption process was performed in order to determine the ability of biosorbent to adsorb Zn (II) ion. Ca-alginate-rice bran beads were produced by adding drop wise Na-alginate-rice bran solutions into CaCl2 solutions. Biosorption parameters include the effects of biosorbent mass, pH and contact time were studied. Zn(II) ions has been desorbed by two methods, sequential desorption method and direct desorption method. The concentration of Zn(II) ion was analyzed using atomic absorption spectrophotometer (AAS). Results showed that optimum conditions for biosorption of Zn(II) ions were found at biosorbent mass 3 g, pH 4 and contact time 120 min. The adsorption kinetics followed the pseudo-second order model with adsorption rate constant was 4,9×10-2 g·mg-1·min-1. Biosorption of Zn(II) ion followed the Langmuir isotherm, with adsorption capacity 2.03 mg·g-1 of adsorbent. Sequential desorption showed that the adsorption process followed ion exchange mechanism, whereas the direct desorption showed recovery percentage was 76.56% with HCl 0.1 M as desorption agent for 1 hour.

Kata Kunci : bekatul, Ca-alginat, ion Zn(II), biosorpsi, desorpsi


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.