EKSPLORASI INTENSI PERILAKU MEROKOK DAN MINUM KOPI DI KEDAI KOPI PADA MASYARAKAT BENGKALIS
Dedy Setiawan, Dr.Dra. Atik Triratnawati, MA
2014 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan MasyarakatLatar Belakang: Merokok sambil minum kopi di kedai kopi pada pagi hari merupakan suatu perilaku yang sudah menjadi kebiasaan masyarakat Melayu Bengkalis. Kebiasaan ini menjadi wadah individu untuk saling berinteraksi satu sama lain.Kandungan tar dan nikotin yang terdapat pada rokok dan kafein yang terkandung pada kopi secara bersamaan dapat merusak kesehatan, khususnya pada sistem kardiovaskuler.Penelitian secara kualitatif perlu dilakukan untuk mengeksplorasi niat yang melatarbelakangi pengunjung datang ke kedai kopi. Tujuan Penelitian:Mengeksplorasiintensi yang melatarbelakangi pengunjung untuk datang ke kedai kopi. Metode Penelitian: Jenis penelitian ini adalah deskriptif eksploratif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian adalah5 orang pengunjung kedai kopi yang merokok dan minum kopi, 2 orang pengunjung yang tidak merokok dan tidak minum kopi, 2 orang pemilik kedai kopi dan 1 orang karyawan kedai kopi yang ada di Kecamatan Bengkalis. Sampel diambildengan pendekatan purposive sampling,kemudianpengumpulan data dilakukan hingga mencapai titik saturasi atau jenuh. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi partisipasi dan wawancara mendalam. Analisis data dilakukan dengan analisis konten, yaitu dengan mengorganisasikan data secara sistematis dan terstruktur mulai dari koding, kategori, hingga ke tema hasil penelitian. Hasil Penelitian:Hasil penelitian memaparkan intensi yang melatarbelakangi pengunjung untuk datang ke kedai kopi, yaitu: untuk sarapan (minum, makan, merokok), bertemu rekan (ngobrol, diskusi, lobi, kampanye), dan mencari peluang berupa (informasi, relasi, promosi). Intensi tersebut dipengaruhi oleh sikap, norma subjektif, dan kontrol perilaku.Sikap pengunjung terhadap kedai kopi: datang ke kedai kopi merupakan kebiasaan, kegiatan yang penting, dan merupakan kebutuhan, sehingga pengunjung dengan antusias datang ke kedai kopi; norma subjektif pengunjung datang ke kedai kopi: menganggap penting interaksi sosial untuk mendapatkan informasi dan relasi di kedai kopi; dan kontrol perilaku pengendalian perilaku merokok dan minum kopi di kedai kopi masih lemah: istri pengunjung yang tidak mendukung kebiasaan datang ke kedai kopi, nasihat dari dokter untuk tidak merokok, dan larangan PNS di kedai kopi saat jam kerja. Kesimpulan: Intensi pengunjung untuk datang ke kedai kopi adalah untuk sarapan, bertemu rekan, dan mencari peluang. Intensi tersebut dipengaruhi oleh sikap pengunjung yang antusias dan mendukung terhadap kebiasaan datang ke kedai kopi, persepsi tentang dorongan sosial untuk datang ke kedai kopi, dan kontrol perilaku yang masih lemah dalam pengendalian perilaku merokok dan minum kopi di kedai kopi.
Background: Smoking while drinking coffee at coffee shop every morning are behavior of Melayu society in Bengkalis, and it became habit. Those habit facilitate person to interact one to another. Tar and nicotine in cigarette and caffeine in coffee conformity impair health, especially in cardiovascular system. So qualitative study have to be done, to explore the intention of people to come to coffee shop. Objective: To explore the intention of people to come to coffee shop. Methods: Descriptive explorative research with qualitative approach. Subjects were five visitors of coffee shop who smoke and drink coffee, two visitiors of coffee shop who don’t smoke and don’t drink coffee, two coffee shop owners and a coffee shop worker in Bengkalis. Samples were taken by purposive sampling approach, then the research did until get saturated data. Data collection by participant observation and indepth interview. Data analysis were done with content analysis, organize the data systematicaly begin by coding, category, then theme the result of the research. Results & Discussion: This research showed the intention of people to come to coffee shop, they are: having breakfast (drink, eat, smoke), meeting (chat, discuss, lobby, campaign), and looking for chance (information, relation, promotion). Those intention are influenced by attitude, subjective norm, and perceive control. Visitors attitudes: come to coffee shop are habit, important, and necessity, so visitors enthusiasticly come to the coffee shop; Their subjective norm to come to coffee shop: perception about importance of social interaction to get information and relations at coffee shop; and the weakness of perceived control smoking and drinking coffee behavior in coffee shop: unsupport wife, advice from doctor, and prohibition of civil servant at coffee shop in work time. Conclusion:. The intentions of people to come to coffee shop are having breakfast, meet friend, and looking for chance. Those intention are influenced by visitors attitude in support and enthusiasticly to come to coffee shop, perception about social support to come to coffee shop, and perceived control behvior is still weak in control smoking and drinking coffee behavior in coffee shop.
Kata Kunci : intensi, merokok, minum kopi, kedai kopi