STUDI BANDING MANAJEMEN KANDANG RAWAT INAP ANJING SAKIT DI LABORATORIUM KLINIK HEWAN JOGJA DAN RSH. PROF SOEPARWI YOGYAKARTA
SIGIT RAHARJO, Drh.Sudarminto. M.S.
2014 | Tugas Akhir | D3 KESEHATAN HEWANKandang merupakan rumah bagi hewan yang berfungsi melundungi hewan dari gangguan dan ancaman dari luar sehinnga hewan akan merasa aman. Manajemen kandang yang sesuai akan memaksimalkan fungsi kandang sebagai tempat lindung hewan. Praktek kerja lapangan bertujuan untuk mengetahui manajemen kandang rawat inap anjing sakit yang telah dilaksanakan pada tanggal 14-20 April 2014 untuk Laboratorium Klinik Hewan Jogja di Jalan Pamularsih No 55 Klaseman Condongcatur, Depok, Sleman, Jogjakarta dan 16 Mei 2014 untuk Rumah Sakit Hewan Prof Soeparwi di Jalan Yacaranda, Sekip Unit II Yogyakarta. Tujuan dari tugas akhir ini adalah untuk mengetahui manajemen kandang rawat inap anjing sakit yang ada di Klinik Hewan Jogja dan di Rumah Sakit Hewan Prof Soeparwi. Metode yang digunakan dalam pencarian data yang diperlukan dalam penyusunan tugas akhir ini dilakukan dengan pengamatan langsung keadaan kandang, pengukuran kandang dan dialog dengan penanggung jawab dari Klinik Hewan Jogja dan Rumah Sakit Hewan Prof Soeparwi. Manajemen kandang rawat inap anjing sakit di lakukan dengan membersihkan kandang dengan deterjen satu kali dalam satu hari pada pagi hari pukul 07.00. Desinfektan yang digunakan untuk kandang rawat inap anjing sakit adalah TH4+. Kandang rawat inap anjing sakit di Rumah Sakit Hewan Prof Soeparwi lebih terorganisir karena dipisahkan dengan kandang rawat inap kucing sedangkan di Klinik Hewan Jogja kandang anjing dan kucing masih dalam satu ruangan yang dikarenakan ruangan untuk rawat inap sakit masih dalam tahap pembangunan, Kesimpulan yang dapat diambil adalah manajemen kandang rawat inap anjing sakit di Rumah Sakit Hewan Prof Soeparwi lebih baik dari Klinik hewan Jogja. Akan lebih baik bila pembangunan kandang rawat inap hewan sakit di Klinik Hewan Jogja segera diselesaikan agar pasien rawat inap anjing dan kucing dapat segera dipisahkan untuk mencegah stress pada hewan.
Cage is home to an animal that serves to protect the animals from harassment and threats from outside sehinnga animal will feel safe. Appropriate cage management will maximize the function of the enclosure as a protected animal. The practice of field work aimed to investigate the management inpatient sick dog cage that was conducted on 14 to 20 April 2014 to the Laboratory Animal Clinic Jogja Pamularsih Road No 55 Klaseman Condongcatur, Depok, Sleman, Jogjakarta and May 16, 2014 to Prof. Animal Hospitals Soeparwi Yacaranda Road, Unit II Sekip Yogyakarta. The purpose of this thesis is to investigate the management of a dog cage inpatient hospital in Yogyakarta Animal Clinic and Animal Hospital Prof Soeparwi. The method used in the search of data required for the compilation of the final task is done by direct observation of the enclosure, the enclosure measurement and dialogue with the person in charge of Jogja Animal Clinic and Animal Hospital Assoc Soeparwi. Management of inpatient sick dog cage done by cleaning with detergent cage once a day in the morning at 07.00. Disinfectant used to shed inpatient TH4+ dog is sick. Pens inpatient sick dog at Animal Hospitals Prof Soeparwi more organized because of hospitalization separated cages cat while in Jogja Animal Clinic kennel and the cat is still in a room due to space inpatient pain is still in the development stage, The conclusion that can be drawn is the enclosure management of pain in hospitalized dogs Animal Hospitals Prof Soeparwi better Jogja Animal Clinic. It would be nice if the development of the animal enclosures inpatient pain in Jogja Animal Clinic immediately resolved so that patients hospitalized dogs and cats can be immediately removed to prevent stress on the animal.
Kata Kunci : Manajemen, kandang, rawat inap, anjing sakit