PERAN AYAH TERHADAP KONSUMSI SAYUR DAN BUAH PADA ANAK USIA PRASEKOLAH
DESSY LISTYA DARANI, M. Dawam Jamil SKM, M.Kes
2014 | Skripsi | GIZI KESEHATANLatar Belakang: Rendahnya konsumsi sayur dan buah pada anak terjadi di berbagai negara, salah satunya adalah Indonesia. Salah satu faktor yang mempengaruhi konsumsi anak adalah peran dari orangtua. Peran orangtua, termasuk ayah dalam konsumsi anak sangat penting dalam pembentukan kebiasaan makan anak. Namun hingga saat ini masih banyak orangtua yang menganggap bahwa konsumsi pada anak hanya menjadi tanggungjawab ibu saja sehingga peran ayah dalam konsumsi sayur dan buah pada anak seringkali diabaikan. Tujuan: Mengetahui hubungan peran ayah dalam konsumsi sayur dan buah pada anak usia prasekolah dengan konsumsi sayur dan buah pada anak usia prasekolah. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross- sectional. Subjek penelitian ini adalah 64 ayah dari siswa TK My Little School, TK Khalifah, TK Dharma Bakti 1 dan TK dan Playgroup Kreatif Primagama. Data pengetahuan gizi ayah, persepsi ayah, peran ayah dan konsumsi sayur serta buah pada anak diperoleh dengan menggunakan kuesioner. Hasil: Hasil analisa bivariat menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara peran ayah dalam konsumsi sayur dan buah dengan konsumsi sayur dan buah pada anak usia prasekolah (p = 0,603). Dalam penelitian ini, ayah dengan kategori mendukung konsumsi sayur dan buah anak masih sedikit, hanya 43,3% dari total responden. Anak yang mengkonsumsi sayur dan buah ≥1 kali sehari juga masih rendah yakni 30% dari total responden. Variabel lain yang memiliki hubungan signifikan dengan peran ayah adalah variabel persepsi ayah mengenai peran ayah dalam konsumsi sayur dan buah pada anak dengan nilai p = 0,025. Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara peran ayah dengan konsumsi sayur dan buah pada anak usia prasekolah. Diharapkan ayah dapat meningkatkan peran sertanya dalam konsumsi sayur dan buah pada anak usia prasekolah.
Background: The low of fruit and vegetable consumption in children occurs in various countries, included Indonesia. One of the factor that affect children’s consumption is the role of parents. Parent’s role, including father’s role, is crucial in the formation of eating habits in preschool children. Unfortunately, there are many parents who assume that children’s consumption is the mother’s responsibility only, so the father’s role is often neglected. Objective: The aim of the research is to identify whether the father’s role, perception and knowledge of preschool children’s fruit and vegetable consumption were associated with preschool children’s fruit and vegetable consumption. Method: This was an observational research with cross-sectional study design. Subjects were fathers of preschool children at My Little School Kindegarten, Khalifah Kindegarten, Dharma Bakti 1 Kindegarten and Primagama Creative Playgroup and Kindegarten which taken using simple random sampling. The data were collected by questionnaire and food frequency questionnaire and were analyzed using univariabel analysis, bivariable analysis with chi-square test. Result: The result of bivariable analysis showed that there were not significant relationship between father’s role and preschool children’s fruit and vegetable consumption (p=0,603). In this study, fathers who supported fruit and vegetable consumption are only 30% of total respondents. Children who consumed fruit and vegetable ≥1x per day was only 43,3% of total respondents. Variable that had significant relationship with father’s role is father’s perception of father’s role in fruit and vegetable consumption in preschool children. Conclusion: There were not significant relationship between father’s role and preschool children’s fruit and vegetable consumption. Thus the need to increase participation of father in preschool children’s fruit and vegetable consumption.
Kata Kunci : peran ayah, anak usia prasekolah, konsumsi sayur dan buah