REPRESENTASI TEKSTUAL PRAKTIK-PRAKTIK SOSIAL DALAM PIDATO INTERNASIONAL HASAN ROUHANI (Kajian Analisis Wacana Kritis)
Rahmatan Idul, S.S, Dr. Aris Munandar, M. Hum
2014 | Tesis | S2 LinguistikPenggunaan bahasa sebagai representasi sikap seseorang dalam berinteraksi dengan orang lain dan sebagai sarana yang digunakan untuk menghasilkan wacana merupakan salah satu persoalan yang menarik dalam bidang linguistik dengan pendekatan kritis. Penelitian ini mengkaji penggunaan fitur-fitur linguistik untuk merepresentasikan praktik-praktik sosial dalam pidato Hasan Rouhani yang meliputi representasi sikapnya terhadap isu-isu yang termuat dalam pidatonya, penggambaran terhadap aksi-aksi sosial, dan bagaimana aktoraktor sosial yang terlibat dalam aksi-aksi sosial tersebut ditampilkan. Penelitian ini merupakan penelitian analisis wacana kritis. Data pada penelitian ini merupakan teks pidato internasional Hasan Rouhani di depan majelis Umum PBB yang diambil dari laman web (www.timesofisrael.com). Data ini kemudian dicatat penggunaan bahasanya yang relevan untuk kemudian diidentifikasi sesuai dengan rumusan masalah yang ada. Data kemudian dianalisis berdasarkan metode analisis wacana kritis yang dikembangkan dengan teknik parafrase dan analisis konten dalam prosesnya. Hasil analisis data menunjukkan bahwa dalam pidato politiknya, Hasan Rouhani merepresentasikan sikapnya terhadap berbagai isu melalui penggunaan modalitas dan pemanfaatan negasi. Selain itu, untuk merepresentasikan aksi-aksi sosial dalam pidatonya, Hasan Rouhani juga memanfaatkan fitur-fitur linguistik mulai dari pemilihan kata, transitifitas, konjungsi, anak kalimat, hingga presuposisi. Sedangkan untuk menampilkan aktor-aktor sosial yang terlibat dalam aksi sosial yang termuat dalam pidatonya, Hasan Rouhani menggunakan strategi inklusi yang meliputi pasivasi, nominalisasi, dan klausa infinitif, dan strategi eksklusi yang meliputi determinasi-indeterminasi, abstraksi-objektivasi, diferensiasi, kategorisasi, individualisasi, dan sirkumstansialisasi
The use of language as a representation of attitude in a social interaction, and as a mean to produce certain discourses is an interesting matter in critical linguistics field. The objectives of this study are to describe the use of linguistics features in representing social practices involved in Hasan Rouhani’s speech, including the representation of his attitude toward some issues contained in the speech, the description about the social actions, and the inclusivity and exclusivity of the social actors involved. This is a critical discourse analysis study. The data is a full text of Hasan Rouhani’s international speech in front of the general Assembly of the United Nations which was collected from one of Israel official website (www.timesofisrael.com). The relevant use of the language in this data was noted and identified based on the formulation of the problem. In the next procedure, the data was analyzed with critical discourse analysis which is developed by using paraphrase technique and content analysis. The result showed that in his political speech, Hasan Rouhani represented his attitude towards various issues through the use of modality and negation. Besides that, to represent the social actions in his speech, Hassan Rouhani also used linguistics features such as the word choice, transitivity, conjunction, explanatory clause, and presupposition. Whereas, to display the social actors involved in his speech, Hasan Rouhani used inclusive strategy including passive form, nominalization, and infinitive clause, and exclusive strategy including determination-indetermination, abstraction-objectivation, differentiation, categorization, individualization, and circumstantialization
Kata Kunci : Representasi Tekstual, Praktik-Praktik Sosial, Pidato, Analisis Wacana Kritis