Laporkan Masalah

LEKSEM VERBA TINDAKAN “MEMUKUL” DALAM BAHASA INGGRIS

Dewi Ismu P, Dr. Aris Munandar, M. Hum.

2014 | Tesis | S2 Linguistik

Sulitnya untuk menentukan makna telah menjadi persoalan umum di bidang linguistik sejak konsep makna mulai diperkenalkan. Terdapat leksem-leksem dengan makna yang mirip dan saling berhubungan. Sebaliknya, suatu leksem juga dapat memiliki makna yang berbeda-beda ketika digunakan di dalam kalimat. Penelitian ini mengkaji leksem-leksem yang mendeskripsikan tindakan memukul, makna-makna yang dihasilkan oleh leksem tersebut ketika digunakan di dalam kalimat, dan perubahan makna leksem-leksem yang mendeskripsikan tindakan memukul dalam bahasa Inggris. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Data pada penelitian ini diambil dari kamus-kamus berbahasa Inggris dan laman web (www.webcorp.org.uk). Pengumpulan data dilakukan dengan metode simak dan teknik catat. Adapun analisis data menggunakan metode pengontrasan dan teknik analisis komponen makna untuk menemukan fitur-fitur semantik leksem tindakan “memukul” dalam bahasa Inggris. Dari analisis data ditemukan empat puluh sembilan leksem yang mendeskripsikan tindakan “memukul” dalam bahasa Inggris, yaitu leksem hit, bang, bash, batter, beat, belt, biff, blast, bludgeon, bonk, brain, bump, cane, clap, clobber, clout, club, conk, cosh, crack, crash, crown, cudgel, cuff, flog, hammer, jog, knock, lash, pound, pommel, punch, rap, slap, slug, smack, smash, smite, sock, spank, strike, swat, tap, thrash, thump, thwack, wallop, whack, dan whip. Leksem-leksem tersebut membentuk delapan fitur semantik. Penggunaan leksem tindakan memukul di dalam kalimat menghasilkan makna baru yang berhubungan dengan fitur semantik dominan yang terdapat pada suatu leksem. Adapun hubungan makna yang terbentuk dari makna-makna yang terdapat dalam leksem tindakan memukul yaitu proses derivasi, penggunaan secara figuratif, dan pengelompokan makna sampingan.

The difficulties to identify the meaning of a lexeme have been the common problem in linguistics since the concept of meaning was introduced. Some lexemes have the similar meaning and relate one lexeme to the other one. On contrary, a lexeme can produce different meanings according to the context. This study aimed to find out the lexemes describing an action verb to hit in English, the meaning of those lexemes according to the context, and the types of relations from different meanings in a lexeme. This is a descriptive study. The data was collected from English dictionaries and website (www.webcorp.org.uk) using metode simak and teknik catat. It was analyzed using contrastive method and componential analysis technique to find out the semantic features of the lexemes describing the action verb “to hit” in English. This study found they were forty nine lexemes describing an action verb “to hit” in English. They were hit, bang, bash, batter, beat, belt, biff, blast, bludgeon, bonk, brain, bump, cane, clap, clobber, clout, club, conk, cosh, crack, crash, crown, cudgel, cuff, flog, hammer, jog, knock, lash, pound, pommel, punch, rap, slap, slug, smack, smash, smite, sock, spank, strike, swat, tap, thrash, thump, thwack, wallop, whack, and whip. The lexemes had eight semantic features. The use of these lexemes in the sentences produced the new meanings which were related to the dominant semantic features of lexemes. There were three types of relations from different meanings in a lexeme, (i) derivation, (ii) figurative extension, and (iii) peripheral clustering.

Kata Kunci : komponen makna, semantik, analisis makna, verba ‘memukul’


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.