Pengujian Arester Tegangan Rendah Dalam Melindungi Peralatan Listrik Dari Sambaran Petir
MUHAMMAD REZANSYAH TANGGUH P., Prof. Dr. Ir. T. Haryono, M.Sc.
2014 | Skripsi | TEKNIK ELEKTROPeralatan elektronik bukanlah menjadi suatu pelengkap dalam kehidupan manusia, tetapi sudah menjadi suatu kebutuhan bagi masyarakat Indonesia kebanyakan. Peralatan elektronik tersebut akan mudah terkena gangguan yang disebabkan oleh banyak hal, salah satunya adalah surja petir. Oleh karena itu dibutuhkan peralatan perlindungan terhadap surja petir, yaitu Arester. Penelitian ini diawali dengan melihat tegangan keluaran catu daya pengisi baterai sebelum dikenai tegangan impuls. Pada pengecekan tegangan keluaran catu daya pengisi baterai handphone, besar nya adalah 6,08 V sehingga dapat disimpulkan bahwa catu daya pengisi baterai handphone dalam keadaan cukup baik, catu daya pengisi baterai handphone dikenai tegangan impuls petir sampai didapatkan batas tegangan puncak impuls yang merusak catu daya pengisi baterai yaitu sekitar 900V. Pengujian berikutnya adalah pengujian ketahanan arester OBO V-20C yang diberi tegangan impuls petir yang berkisar dari 450-4600V untuk mengetahui tegangan residu arester. Penggunaan arester tegangan rendah OBO V-20C yang memotong tegangan impuls petir dalam batas yang aman mampu melindungi peralatan elektronik, utamanya peralatan elektronik yang berada di rumah. Pengujian melewatkan tegangan tinggi impuls terhadap catu daya pengisi baterai Handphone sebagai alat yang diuji membuktikan bahwasanya peralatan elektronik dibawah 60V DC (VW1) hanya dapat menahan tegangan impuls petir maksimal 1 kV.
Electronic equipment is not one of complement in people's live, but it has become a necessity for most people. The electronic equipment will be susceptible to interference caused by many things, one of which is a lightning impulse voltage. Therefore it is necessary for some equipmet to have lightning protection equipment, namely is arresster. This study began by looking at the power supply output voltage of the battery charger before being subjected to impulse voltage. Output voltage of a charger, was 6.08V , so it can be concluded that the power supply filler Baterai was in a good state. In this test the baterai power supply charger was subjected to lightning impulse voltage having destructive impulse voltage power supply charger at around 900 V Baterai Impuls . The next test was an arresters durability testing that was given OBO V-20C arrester lightning impulse voltage in the range of 450-4600 V to know the arrester residual voltage. The use of low OBO V-20C voltage arrester that cutt the lightning impulse voltage within a safe limit is needed to protect electronic equipment, which is located primarily in the home. Battery mobile power supply charger was tested as a tool to prove that electronic equipment under 60V DC ( VW1 ) can only withstand lightning impulse voltage up to 1 kV.
Kata Kunci : Arester tegangan rendah OBO V-20C, Surja petir, Catu daya pengisi baterai, Tegangan potong arester