Harapan dan persepsi tenaga kesehatan terhadap keputusan manajemen untuk meningkatkan mutu rekam medis di RSM DR. YAP Yogyakarta
ANOM, I Nyoman Gede, dr. Sunartini, SpAK.,PhD
2001 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan MasyarakatMelibatkan peran serta tenaga kesehatan dalam proses pengambilan keputusan merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan mutu rekam medis. Penelitian ini menampung aspirasi para dokter, perawat dan petugas rekam medis sebagai input terhadap rencana pemberlakuan sistem reward dan punishment di RSM “Dr Yap†Yogyakarta. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner tertutup untuk mendeskripsikan harapan dan persepsi tenaga kesehatan yang terdiri dari 14 orang dokter dan 30 orang selain dokter yaitu perawat dan petugas rekam medis, kemudian menguji hubungan antara variabel bebas yaitu karakteristik biografik dan pengetahuan dengan variabel tergantung yaitu harapan responden terhadap reward dan punishment serta persepsi terhadap kelengkapan rekam medis dengan menggunakan One Way Anova, T test, serta korelasi Spearman dan Pearson. Hasilnya menunjukkan sebagian besar responden menyetujui rencana pemberlakuan sistem reward namun hasilnya seimbang terhadap rencana pemberlakuan sistem punishment. Sedangkan pada pemahaman terhadap pengertian dan kegunaan rekam medis yang jelas dan lengkap, semua responden menyatakan paham. Hasil uji statistik pada responden dokter didapatkan hubungan pengetahm dokter dengan harapan terhadap punishment bermakna secara statistik (p<0,05), hubungan persepsi dokter dengan harapan terhadap reward dan punishment juga bermakna secara statistik @<0,05), pada responden perawat dan petugas rekam medis didapatkan hubungan pendidikan responden dengan persepsinya terhadap kelengkapan rekam medis bermakna secara statistik (p<0,05), hubungan persepsi dengan harapan hanya bermakna pada harapan terhadap reward (p<0,05). Sedangkan pada variabel yang lain tidak didapatkan hubungan yang bermakna secara statistik
Involving the role of health personels in the process of decision making is one effort to improve medical record quality. This study aimed to accept the inspiration of doctors, nurses, and medical record staffs as input of reward system and punishment implementation plan in “Dr Yap’’ Eye Hospital in Yogyakarta. Data of the study were collected by distributing closed questionnaire to described expectation and perception of health personels of 14 doctors and 30 paramedics (nurses and medical record staffs). The study examined the correlation between independent variables (subject’s characteristics and knowledge) and dependent variables (respondent’s expectation toward reward and punishment, and respondent’s perception toward medical record fulfillment) by One Way Anova, T-test, Spearman’rank and Pearson’s product moment correlation. The result showed that most of respondents agreed toward reward system implementation plan, but it was balanced in punishment system implementation plan. In the understanding of definition and function of medical record that was clear and completed, all of respondents stated that they were all understood. Statistically, in the medical staff group, the result showed significance correlation between doctor’s knowledge and expectation toward punishment (p < 0.05), and doctor’s perception and expectation toward reward and punishment (p < 0.05). On nurses and medical record staff, it was found that statistically correlation between respondents’s education and their perception toward medical record fulfillment was significant (p < 0.05). Correlation of perception and expectation were only significant on the expectation of reward (p < 0.05). On other variables, statistically, there were not correlated.
Kata Kunci : Manajemen Rumah Sakit,Tenaga Kesehatan,Persepsi dan Harapan,Mutu Rekam Medis, biographic characteristic, knowledge, expectation, perception, medical record, reward, punishment