Laporkan Masalah

DINAMIKA RESILIENSI PADA KELUARGA DARI ANAK KORBAN KEKERASAN SEKSUAL (STUDI KASUS DI PROVINSI JAMBI)

ENDAH SASMITOHENING STEPHANIE, Prof. Dr. Sofia Retnowati, MS.

2014 | Tesis | S2 Psikologi

Peristiwa kekerasan seksual pada anak semakin meningkat. Dampak yang muncul akibat kejadian tersebut memberikan pengaruh yang besar bagi keluarga. Setiap keluarga memiliki kapasitas yang berbeda -beda dalam mengatasi permasalahan yang ditimbulkan akibat kejadian kekerasan seksual anak. Penelitian ini menggali tentang dinamika proses resiliensi keluarga yang anaknya menjadi korban kekerasan seksual dengan dua unit keluarga sebagai subjek penelitian. Eksplorasi mengenai gabungan faktor-faktor risiko dan protektif hingga keluarga mencapai resiliensi menjadi tujuan dalam penelitian ini. Pendekatan penelitian ini adalah kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi berupa hasil pemeriksaan psikologis, BAP kepolisian, dan foto. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa dinamika resiliensi pada kedua keluarga memiliki persamaan dan perbedaan. Peristiwa kekerasan seksual merupakan kondisi penuh risiko yang akan memunculkan berbagai dampak negatif bagi anak dan keluarga. Resiliensi keluarga terbangun melalui sebuah proses adaptasi yang merupakan interaksi antara faktor -faktor risiko dengan faktor-faktor protektif. Banyaknya faktor protektif yang berperan dalam meminimalisir faktor risiko yang ada akan membawa subjek pada pemahaman kembali akan makna kejadian kekerasan seksual (reframing). Pada akhirnya, resiliensi terwujud dengan kondisi keluarga yang dapat mencapai hasil positif dan ditandai dengan karakte ristik individu dan keluarga yang resilien.

Incident of child sexual abuse is increasing. The impact arising from these incidents provide a great influence for the family. Each family has a different capacity in overcoming the problems caused by the incidence of child sexual abuse. The study explores the dynamics of family resilience process whose children are victims of sexual abouse with two family units as the subject of the collaborative exploration of risk factors and protective family to achieve the goal of resilience in this study. This research approach is qualitative with case study method. Data collecting through observation, interviews, and documentation such as the results of the psychological examination, police Interrogation Files, photograph, academic report card, kids crafts, and sketch the scene. The results of the study revealed that the dynamics of resilience in both families have similarities and differences. Sexual abuse is a risky condition that will bring a range of impacts fo r children and families. Family resilience awakened through an adaptation process which is a combination of risk factors with protective factors. The number of protective factors that play a role in minimizing the risk factor that is going to bring the subject back to the understanding of the meaning of the incidence of sexual abuse (reframing). Ultimately, resilience manifested by family conditions that can achieve positive results and related events have experienced child sexual abuse.

Kata Kunci : resiliensi keluarga, kekerasan seksual pada anak (KSA)


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.