Laporkan Masalah

EVALUASI MANAJEMEN PERALATAN MEDIS BERDASAR STANDAR KESELAMATAN & KESEHATAN KERJA Di RSUD Dr. ACHMAD DARWIS KABUPATEN LIMA PULUH KOTA

Zainul Asmi, DR. Ir. Widodo Hariyono, A.Md., M.Kes.

2014 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Kerja

Latar Belakang : Manajemen peralatan medis sangat penting di lakukan sesuai dengan standar keselamatan dan kesehatan kerja, untuk mendapatkan peralatan medis yang laik pakai, aman bagi operator, pasien dan mendapatkan masa umur dari alat medis yang lebih lama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan manajemen peralatan medis berdasar keselamatan dan kesehatan kerja mulai dari perencanaan, penempatan, pemeliharaan, perbaikan sampai dengan kalibrasi yang dilakukan di Rumah Sakit Dr. Achmad Darwis Kabupaten Lima Puluh Kota. Metode Penelitian : Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif menggunakan rancangan studi kasus untuk mendeskripsikan atau menggambarkan keadaan, menilai, serta mengetahui tentang pelaksanaan Manajemen peralatan medis berdasar standar keselamatan dan kesehatan kerja. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan wawancara mendalam (In Depth Interview), telaah dokumen, foto peralatan, dan pengamatan lansung. Hasil Penelitian :. Hasi menunjukkan, bahwa dalam manajemen peralatan medis perencanaan sudah melibatkan beberapa unsur mulai dari klinisi, operator, kepala ruangan, serta teknisi. Pada penempatan untuk peralatan yang bersifat mobil dan portable, tidak menurut standar yang ditetapkan dan juga pada pemeliharaan ringan yang tanggung jawab operator belum dilakukan secara maksimal. Terdapat juga kendala dalam perbaikan, masalah suku cadang/sparepart, SDM, pendokumentasian sarana dan prasarana. Kesimpulan : Manajemen peralatan medis di RSUD dr. Achmad Darwis belum sepenuhnya terlaksana dengan baik, terutama dalam penempatan peralatan dan pemeliharaan peralatan yang bersifat mobile/portable sehingga dapat mengakibatkan peralatan tersebut cepat rusak dan tidak memenuhi standar K3 peralatan medis secara maksimal.

Background : management of medical instrumentation is very important to execute with based on standard of occupational safety and health, to found out the proper medical instrumentation, safety to operator, patient, and to get long lasting period of medical instrumentation. The aim of this study is how to know the implementation of medical instrumentation building on occupational safety and health aspect begin from planning, placement, maintenance, amelioration, and calibration by Dr. Achmad Darwis Hospital, regency of Lima Puluh Kota. Method : This study using qualitative method with case study to describe or explain the situation, appreciating, and understand about the implementation of medical instrumentation management building on occupational safety and health aspect. Thecnique of collecting data using In Depth Interview, document study, instrumentation picture, dan direct observation. Result : The result of this study point out that in medical instrumentation management, planning step have engaged some of elements such as clinical officer, operator, and technician. In placement of instrumentation which have mobile and portable characteristic is not based on settled standard. Minor maintenance that responsible by operator have not done yet maximally. There are obstacles in amelioration, sparepart, human source, documentation of feature and infrastructure. Conclusion : management of medical instrumentation in RSUD dr. Achmad Darwis have not done yet maximal, mainly in placement and maintenance of instrumentation which have mobile and portable characteristic so it can affect the early broken of instrumentation and not fill occupational safety and health aspect of medical instrumentation maximally.

Kata Kunci : Peralatan medis, keselamatan dan kesehatan kerja rumah sakit


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.