Laporkan Masalah

ADAPTASI PEDAGANG PASAR IMOGIRI PASCA REVITALISASI PASAR TRADISIONAL DI BANTUL

MARYANI, Prof. Dr. Tadjuddin Noer Effendi

2014 | Tesis | S2 Sosiologi

Pasar merupakan tempat berlangsungnya aktivitas ekonomi. Selama aktivitas ekonomi berlangsung terjadi interaksi antara pedagang, pembeli dan pemasok barang dagangan serta pemerintah. Penelitian ini dilakukan di pasar Imogiri dengan fokus adaptasi pedagang pasca revitalisasi pasar tradisional. Pemilihan lokasi penelitian di daerah Bantul karena mayoritas penduduknya bekerja di sektor pertanian dan perdagangan. Pada saat gempa 2006 aktivitas ekonomi di daerah ini terhambat karena beberapa pasar roboh. Pasar Imogiri salah satu pasar yang mengalami kerusakan parah akibat gempa 2006. Langkah pemerintah untuk mengembalikan aktivitas ekonomi dengan merevitalisasi pasar Imogiri. Penelitian ini meminjam teori Merton. Merton menyebutkan terdapat 4 bentuk adaptasi yakni konformitas, inovatif, ritualism, dan retreatism. Penelitian ini mengunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pemilihan metode ini atas pertimbangan bahwa pedagang di pasar Imogiri tidak hanya beradaptasi dengan kondisi lingkungan fisik, tetapi juga lingkungan sosial. Proses ini tidak ditemukan di pasar lain yang tidak mengalami pemindahan lokasi pasar. Unit analisis penelitian adalah pedagang sebagai pelaku ekonomi di pasar Imogiri. Adapun pengumpulan data dilakukan dengan cara pengamatan terlibat, wawancara langsung dan penelusuran dokumen. Hasil pengamatan, wawancara dan penelusuran dokumen yang telah terkumpul kemudian dianalisis dan ditarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa revitalisasi pasar Imogiri telah merubah bangunan pasar. Adanya perubahan bangunan pasar mengharuskan pedagang menyesuaikan diri dengan keadaan lingkungan fisik yang baru. Adaptasi semacam ini disebut sebagai bentuk adaptasi fisik. Bentuk adaptasi fisik yang dilakukan oleh pedagang di pasar Imogiri bervariasi. Variasi bentuk adaptasi pedagang yang ditemukan di pasar Imogiriantara lain, kerjasama, menambah jumlah barang dagangan, menambah variasi barang dagangan, berpindah tempat untuk menjajakan barang dagangan dan tetap bertahan. Seorang pedagang tidak hanya melakukan adaptasi melalui satu cara. Ada pedagang yang melakukan adaptasi menggunakan dua cara atau lebih. Ada pula pedagang yang tidak melakukan adaptasi karena usahanya sudah maju

The market is a venue for economic activity. During, the economic activity takes place an interaction between traders, buyers, suppliers and the government. The focus this study was conducted the adaptation of Imogiri market traders after the revitalization of traditional markets. The selection of located in Bantul because the majority of the population works in the agriculture and the trade. The earthquake happening on 2006, resulted in the paralysis of economic activity because markets were damaged. Imogiri market was one of the damaged markets. The government took several to the revitalize of Imogiri market. This research borrows the theory of Merton. The forms of adaptation that Merton mentioned are conformity, innovative, ritualism, and retreatism. This study used the qualitative method with a case study approach. The selection of this method is because the process of the adaptation of the traders of the Imogiri market trader was different from others market which were relocated. The unit of analysis the study is trader. The data collection was done of participant observation, interviews and document searches. The results of the observations, interviews and tracking of documents that have to the analyzed and conclusions of drawn. The results showed that the revitalization of the Imogiri market has changed of the building. The change requires of the building market traders adjust to the new state of the physical environment. Such the adaptation is referred to as a physical the form of adaptation. The physical form of adaptation is done by traders in the Imogiri market. The variations of adaptation found in the Imogiri market traders are cooperation, increasing the merchandise, add variety the merchandise, move to peddle the merchandise and stay afloat. The trader not only adapt through one way. There were the traders who perform of adaptation used two or more ways. There were also the traders who do not adapted as their business has been developed.

Kata Kunci : pasar, revitalisasi, adaptasi pedagang. konformitas


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.