KEANEKARAGAMAN JENIS BURUNG DAN KETERIKATAN TERHADAP HABITAT PADA EKOSISTEM MANGROVE DI TAMAN NASIONAL RAWA AOPA WATUMOHAI PROVINSI SULAWESI TENGGARA
ADI KARYA, Drs. Bambang Agus Suripto, S.U., M.Sc.
2014 | Tesis | S2 BiologiTaman Nasional Rawa Aopa Watumohai (TNRAW) memegang peranan penting sebagai habitat dan kawasan konservasi satwa liar termasuk burung. Hubungan antara burung dan habitatnya sangat penting untuk diketahui karena dapat digunakan untuk memprediksi dampak perubahan habitat terhadap populasi burung. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari komunitas burung, komposisi dan struktur vegetasi mangrove serta mempelajari keterikatan burung terhadap habitat. Penelitian ini dilaksanakan pada Mei-November 2013 di kawasan mangrove TNRAW yang meliputi 3 site yaitu Muara Labasi, Lanowulu, dan Lampopala. Pengambilan data burung dengan metode IPA (Indices Ponctuels d’Abundance) yang dikombinasi dengan metode jalur dan dianalisis dengan menggunakan indeks keanekaragaman Shannon-Wienner. Analisis vegetasi digunakan untuk mengetahui komposisi dan struktur vegetasi. Keterikatan burung terhadap habitat diketahui dengan menggunakan analisis regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 53 jenis burung dari 47 genera, 28 familia dan 11 ordo. Indeks keanekaragaman jenis burung sebesar 3,5. Jenis burung kacamata laut mendominansi dengan Indeks Nilai Penting (INP) sebesar 14,6 %. Jenis insectivorous mendominasi tipe pakan burung sebesar 36 %. Sebanyak 42 jenis burung menggunakan habitat mangrove sebagai tempat mencari pakan. Fidelitas yang paling dominan adalah kategori selektif yang ditempati 28 jenis burung. Terdapat 16 jenis burung yang dilindungi, 13 jenis merupakan burung endemik Sulawesi dan 2 jenis dengan status vulnerable yaitu julang sulawesi dan bangau bluwok. Pada kawasan mangrove TNRAW dijumpai 15 jenis mangrove dari 8 familia. Rhizophora apiculata mendominansi pada strata pertumbuhan semai, pancang, tiang dan pohon dengan INP secara berturut-turut sebesar 92,3; 99; 72,8 dan 74,1 %. Penutupan tajuk didominansi oleh kelas penutupan 4 (51-75%). Kekayaan jenis tumbuhan mempengaruhi kekayaan jenis burung (P<0,05; R=0,45; R2=0,20). Penutupan tajuk tidak mempengaruhi kekayaan jenis burung, demikian pula kerapatan tumbuhan tidak mempengaruhi kerapatan burung. Kata kunci:
Rawa Aopa Watumohai National Park (TNRAW) plays an important role as habitat and wildlife conservation areas including birds. The relationship between birds and their habitats is very important to know because it can be used to predict the effects of habitat changes on bird populations. This research aims to study the bird community, composition and structure of mangrove vegetation and bird habitats studied attachment. The research was conducted from May to November 2013 in the TNRAW mangrove area which includes 3 sites of Labasi, Lanowulu, and Lampopala river-outlets. Bird data collection were taken using IPA (Ponctuels d' Abundance Indices) combined with line transect and were analyzed using the Shannon-Wienner diversity index. Vegetation analysis was used to determine the composition and structure of vegetation. Bird attachment to the habitat was identified using regression analysis. The results showed that, there were 53 bird species of 47 genera, 28 families and 11 orders. Bird diversity index was 3,5. Bird species of kacamata sulawesi dominated the study area, with its Important Value Index (IVI) of 14,6 %. Insectivorous guild dominated the group by 36 %. A total of 42 bird species used the mangrove habitat as a place to feed. Selective fidelity was the most dominant categories which occupied 28 species of birds. There were 16 protected species of birds, 13 species of birds were endemic to Sulawesi and 2 species namely julang sulawesi and bangau bluwok were vulnerable. In the TNRAW mangrove areas found 15 species of mangrove of 8 families. Rhizophora apiculata dominated the growth strata seedlings, saplings, poles and trees with IVI of 92,3; 99; 72,8 and 74,1 % respectively. Canopy cover was dominated by closure class 4 (51-75 %). Plant species richness affected bird species richness (P<0,05; R=0,45; R2=0,20). Canopy cover did not affect bird species richness, and plant density did not affect the density of birds.
Kata Kunci : Keanekaragaman, burung, mangrove, habitat, TNRAW