PENGARUH SENAM HAMIL TERHADAP TINGKAT KECEMASAN PADA PRIMIGRAVIDA TRIMESTER III DI KOTA PALEMBANG
MURBIAH, dr.R.Detty Siti Nurdiati Z, MPH., Ph.D., SpOG (K)
2014 | Tesis | S2 Magister KeperawatanLatar belakang: Kehamilan pertama kali merupakan pengalaman yang sangat penting dan tidak terlupakan. Angka kematian ibu di Indonesia pada tahun 2012 masih tinggi yaitu mencapai 359 per 100 ribu kehamilan. Perubahan fisik dan psikologis pada ibu hamil dapat menyebabkan kekawatiran dan kecemasan pada ibu hamil. Beban psikologis ibu hamil lebih banyak terjadi pada trimester III. Untuk mengurangi ketidaknyaman pada ibu hamil dapat diberikan pengobatan dan olahraga selama kehamilan. Senam hamil dapat menurunkan kecemasan pada primigravida trimester III. Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui pengaruh senam hamil terhadap tingkat kecemasan primigravida trimester III di Kota Palembang. Metode Penelitian : Penelitian ini merupakan penelitian quasi experiment menggunakan rancangan pretest dan posttest nonequivalent control group dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Tehnik sampling adalah purposive sampling dengan jumlah sampel 52 responden kelompok perlakuan dan 52 responden kelompok kontrol. Analisis data yang digunakan analisis univariat, analisis bivariat dan analisis kualitatif untuk memperkuat hasil analisis kuantittif dengan wawancara mendalam pada 6 partisipan. Hasil : Hasil penelitian menunjukan bahwa rerata tingkat kecemasan saat pretest 39,92 dan posttest 33,65 dengan p value <0,001 (p<0,05) hal ini menunjukan terdapat penurunan kecemasan yang bermakna antara sebelum dan sesudah senam hamil. Hasil analisis kualitatif mengenai perasaaan setelah senam hamil ibu merasa lebih nyaman dan cemas menghadapi persalinan berkurang. Kesimpulan: Senam hamil mempunyai pengaruh terhadap penurunan tingkat kecemasan pada primigravida trimester III.
Background: First pregnancy is important and unforgettable experience. Maternal mortality rate in Indonesia was 359/100.000 pregnancies in 2012. Physical and psychological changes in pregnancy may cause anxiety among pregnant women. Psychological burden in pregnancy is more common in the third trimester primigravida. Medication and exercise during pregnancy can reduce discomfort in pregnant women. Pregnancy exercise can reduce anxiety in the third trimester primigravida. Objective:To determine the effectiveness of pregnancy exercise on anxiety level in the third trimester primigravida in Palembang. Methods: a quasi experimental pretest and posttest nonequivalent control group design was used in this study with quantitative andqualitative approaches. Purposive sampling was used in this study divided into 2 groups, 52 treatment group and 52 control group and qualitative analysis to strengthen the results of the study with in depth interviews for 6 participants. Results:The results showed that the mean of anxiety on pretest was 39.92 and posttest 33.65. P value of the study was 0.001 (p <0.05). There is a significant decrease of anxiety level between pre-and post pregnancy exercise. Otherwise, the anxiety level in the control group pretest to posttest didn’t decrease. The results of the qualitative analysis among pregnant women after pregnancy exercise showed that they feel more comfortable and less anxious facing the labor. Conclusion:Pregnancy exercise was significantly reduce anxiety level among third trimester primigravida.
Kata Kunci : Senam hamil, Kecemasan, Primigravida, Kehamilan