Laporkan Masalah

PENGARUH HYPNOBIRTHING TERHADAP KESEJAHTERAAN IBU DAN JANIN PADA PROSES PERSALINAN

yayuk nuryanti, dr. Risanto Siswosudarmo, Sp.OG (K).

2014 | Tesis | S2 Magister Keperawatan

Latar belakang: Persalinan dipandang dari segi psikologis merupakan suatu kejadian penuh dengan stress yang menyebabkan peningkatan rasa nyeri, takut dan cemas. Hypnobirthing merupakan salah satu teknik autohipnosis (self hypnosis) dalam tindakan mandiri perawat untuk menyiapkan persalinan dengan nyaman. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan nyeri persalinan, lama persalinan kala I,II,III dan kejadian asfiksia antara kelompok ibu hamil yang dilatih metode hypnobirthing dengan ibu hamil yang tidak dilatih hypnobirthing. Sampel diambil secara consecutive dari ibu hamil trimester III sejumlah 82 orang. Jenis penelitian adalah quasi eksperimen di 4 Bidan Praktek Mandiri Kabupaten Klaten. Data dianalisis secara univariat, bivariat menggunakan uji statistik chi square, multivariat menggunakan regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan presentase tidak nyeri antara kelompok hypnobirthing dengan tidak hypnobirthing sebesar 24% dengan RR 2,94 (95% CI 1,17-7,41) dan p=0,013. Perbedaan kala 1 tidak lama sebesar 19% dengan RR 1,26 (95% CI 1,01-1,57) dan p=0,035. Perbedaan kala 2 tidak lama 6% dengan RR 1,08 (95% CI 0,93-1,26) dan p=0,326. Perbedaan kala 3 tidak lama 9% dengan RR 1,11 (95% CI 0,98-1,25) dan p=0,102. Perbedaan kejadian tidak asfiksia 2,5% dengan RR 0,98 (95% CI 0,93-1,03) dan p=0,303. Hypnobirthing jika dilakukan pada paritas yang sama akan memberi efek sebesar 4,45 kali lebih besar dalam mengurangi nyeri persalinan dan 3,85 kali lebih besar dalam mempersingkat lama kala I. Kesimpulan Hypnobirthing berpengaruh dalam mengurangi nyeri persalinan dan mempersingkat lama kala 1 tetapi hypnobirthing tidak mempengaruhi lama persalinan kala II, kala III dan kejadian asfiksia.

Background: Childbirth is psychologically a moment full of stress that causes pain, scare and anxiety.Hypnobirthingis a technique of self hypnosis on nurses’ independent intervention to prepare comfortable childbirth process. Objective: Objective of the study was to identify the difference in pain during childbirth, duration of childbirth phase I,II,III and the incidence of asphyxia between the group of pregnant mothers trained with hypnobirthing method and those without training on hypnobirthing. Samples were obtained through consecutive technique from pregnant mothers of term III as many as 82 mothers. Method: The study was a quasi experiment involving 4 privtely practised midwives at District of Klaten. Data analysis used univariate, bivariate with chi square statistical test and multivariate with logistic regression. Result: Difference in percentage of pain between the group with hypnobirthing and without hypnobirthing was 24% with RR 2.94 (95% CI 1.17-7.41) and p=0.013. Difference in short phase 1 was 19% with RR 1.26 (95% CI 1.01-1.57) and p=0.035. Difference in short phase 2 was 6% with RR 1.08 (95% CI 0.93- 1.26) and p=0.326. Difference in short phase 3 was 9% with RR 1.11 (95% CI 0.98-1.25) and p=0.102. Difference in no asphyxia incident was 2.5% with RR 0.98 (95% CI 0.93-1.03) and p=0.303. Hypnobirthing applied in similar parity would give effect 4.45 times greater in reducing pain and 3.85 times greater in shortening the duration of phase I. Conclusion: Hypnobirthing could minimize pain in childbirth and shorten the duration of phase I but hypnobirthing did not affect duration of phase II, phase III and the incidence of asphyxia.

Kata Kunci : hypnobirthing, nyeri persalinan, proses persalinan, asfiksia


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.