Laporkan Masalah

PENGGUNAAN DIAGRAM PARETO DAN CEDAC UNTUK MENGANALISA TINGKAT KECACATAN PADA PRODUKSI GULA KRISTAL DI PG. GONDANG BARU

NUR ROCHMAH, Dr. Jumeri M. Wikarta, STP. MSi

2014 | Tugas Akhir | D3 AGRO INDUSTRI

Gula kristal merupakan sumber pemanis yang penting dalam kehidupan sehari-hari dan mempunyai tingkat konsumsi yang tinggi. Tingginya tingkat konsumsi gula tersebut selain menuntut tersedianya gula dalam jumlah yang mencukupi, juga dengan kualitas gula yang baik. Penyusunan laporan ini bertujuan untuk mengidentifikasi kecacatan gula dan factor penyebabnya di PG. Gondang Baru, mengetahui alat bantu seven tools yang paling tepat untuk menganalisa kecacatan gula dan melakukan perbandingan gula dengan produk pasarsejenis. Metode yang digunakan dalam menganalisa data gula cacat yaitu diagram Pareto dan CEDAC. Sedangkan untuk perbandingan gula objek penelitian dengan produk pasar dianalisa menggunakan diagram QDA dan uji sensoris. Diagram Pareto disusundengan mengumpulkan data kecacatan gula kristal PG. Gondang Baru yang berupa gula kerikil dan gula debu, sedangkan CEDAC dianalisa secara kualitatif dengan cara mewawancarai beberapa pekerja di PG. Gondang Baru. Pengolahan diagram QDA dilakukan menggunakan uji sensoris kesukaan dengan menyebarkan 33 kuesioner sedangkan uji sensoris pembeda dilakukan dengan uji triangle untuk mengetahui perbedaannya dimana panelisnya terlebih dahulu diseleksi dengan menggunakan uji threshold. Hasil pengolahan data menunjukkan bahwa kerusakan gula yang banyak terjadi yaitu gula kerikil sebanyak 199 karung mulai dari tanggal 4 Agustus sampai dengan 11 Septermber 2013 dengan persentase sebesar 0,33%. Sedangkan faktor dominan yang menyebabkan kerusakan gula yaitu karena operator/ pekerja yang kurang teliti selama pengoperasian mesin, dan mesin atau peralatan produksi sudah banyak yang mengalami kerusakan dan perlu segera diperbaiki. Sedangkan untuk perbandingan dengan produk pasar mengenai tingkat kemanisan gula, sampel keduanya tidak memiliki perbedaan nyata dilihat dari respon panelis dengan signifikansi 5% dan 1%.

Crystals sugar are an important source of sweetener in everyday life and have a high level of consumption. The high levels of sugar consumption in addition requires the availability of sufficient amounts of sugar, also with good quality sugar. This report aims to identify the causes of sugar disability in PG. Gondang Baru, knowing seven tools are the most appropriate tools for analyzing sugar disability and sugar make comparisons with similar market products. The method used in analyzing the data that is defective sugar are Pareto diagram and CEDAC. As for the comparison with the research object sugar market products were analyzed using QDA diagram and sensory testing. Pareto charts compiled by collecting data crystals sugar disability such gravel in the form of sugar and sugar dust in PG. Gondang Baru, while CEDAC analyzed qualitatively by interviewing several workers at PG. Gondang Baru. Processing data use QDA diagram a sensory test by distributing 33 questionnaires while differentiating sensory testing conducted by the triangle test to determine the difference in which panelists were selected in advance by using a threshold test. The results of data processing show that the damage occurs much sugar is sugar as much as 199 sacks of gravel ranging from August 4 to 11 Septermber 2013, with a percentage of 0.33%. While the dominant factor that causes damage to the sugar that is because operators or workers are less careful during the operation of the machine, and the machine or equipment production has been much damaged and needs to be fixed immediately. As for the comparison with market products on the level of sweetness of sugar, both samples have not seen a real difference to the significance of the response panelists 5% and 1%.

Kata Kunci : mutu, gula, pareto, cedac, QDA, uji sensoris


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.