Laporkan Masalah

Analisis Spasial Penetapan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) Bahan Galian Sirtu di Sungai Kampar Kecamatan Tambang dan Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau

ZAKI HELMI, Dr. Ir. I Wayan Warmada

2014 | Tesis | S2 Mag.Geologi Pertambangan

Penentuan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) semestinya melewati tahapan-tahapan kegiatan yang sama dengan kegiatan dalam penentuan wilayah usaha pertambangan (WUP). Sebagai langkah awal, diperlukan suatu analisis sesuai dengan kriteria untuk kegiatan pertambangan rakyat sebagaimana yang termuat dalam Undang-Undang RI nomor 4 tahun 2009 . Sebagai sebuah metode, analisis spasial berusaha untuk membantu perencana dalam menganalisis kondisi permasalahan berdasarkan data dari wilayah yang menjadi sasaran. Terdapat tiga faktor yang mendukung tercapainya tujuan dari penelitian ini yaitu (1) faktor geologi, (2) faktor lingkungan sekitarnya, dan (3) faktor keekonomian. Faktor geologi merupakan parameter yang untuk menilai kesesuaian areal cadangan bahan galian sirtu, sedangkan faktor lingkungan sekitarnya berupa jarak aman dari daerah pemukiman, infrastuktur dan fasilitas umum. Sementara itu faktor keekonomian berupa jarak lokasi cadangan dengan lokasi bongkar muat bahan galian, dijadikan dasar untuk penilaian skala prioritas arahan pengembangan wilayah pertambangan rakyat. Perencanaan wilayah pertambangan rakyat ini dilakukan dengan metode analisis spasial logika Boolean dan metode analisis regional/ poligon (regional analysis) untuk menghasilkan Peta Arahan Pengembangan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR). Sebaran bahan galian sirtu yang terdapat di lokasi penelitian yang memenuhi kriteria untuk diarahkan sebagai WPR di lokasi ini didapat sebanyak 39 lokasi. Dari total 39 lokasi tersebut, arahan pengembangan prioritas I terdapat pada 14 lokasi yang tersebar pada 5 lokasi di Kecamatan Tambang dan 9 lokasi di Kecamatan Siak Hulu. Arahan pengembangan prioritas II terdapat pada 18 lokasi, yang tersebar pada 7 lokasi di Kecamatan Tambang dan 11 lokasi di Kecamatan Siak Hulu, dan Arahan pengembangan prioritas III terdapat pada 7 lokasi, yang tersebar pada 3 lokasi di Kecamatan Tambang dan 4 lokasi di Kecamatan Siak Hulu.

The determination of small-scale mining area (WPR) is expected to be determined through the same stages as Mining Area (WUP). This then requires a proper analysis based on specific criteria suited for small-scale mining area as an important first step, as explained by the Law of RI No. 4 of 2009 on Mineral and Coal Mining. Spatial analyses, as a method, seeks to assist planners in analyzing the condition of the problem based on targeted region’s data. There are three factors that support the research objectives, (1) geological, (2) surrounding environment, and (3) economic factor. Geological factors are used to assess the suitability of the proposed fluviatil sand and stone (sirtu) deposit’s. The surrounding environment factor’s assess the WPR’s safe distance from residential areas, public facilities and infrastructure. The economic factor, on the other hand, assesses the recommendation for WPR development based on the distance between deposit and the site for loading and unloading minerals. WPR’s regional planning is done with Boolean logic spatial analysis and regional analysis methods. This procedure produces recommendation map for a WPR development. It is found in the research area there area 39 whose gravel and sand (Sirtu) deposits meet the WPR’s criteria. From a total of 39 locations, 14 of them are assigned as the priority I area. These 14 areas are scattered within 2 districts, in witch 5 areas are in The Tambang District, and the rest 9 areas are in The Siak Hulu District. Priority II are consist of 18 locations, in which 7 of them are located in The Tambang District, while the rest 11 are located in Siak Hulu District. Finally Priority III areas consist of 7 locations, in which 3 location are located in The Tambang District and 4 in Siak Hulu District.

Kata Kunci : Sirtu, Analisis spasial, logika Boolean, analisis regional, Wilayah Pertambangan Rakyat, Kabupaten Kampar


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.