PERAN HIPOALBUMINEMIA TERHADAP KEJADIAN PNEUMONIA PADA PASIEN STROKE FASE AKUT
A.A.Ayu Suryapraba Indradewi K, dr. Imam Rusdi, Sp.S(K).
2014 | Tesis | S2 Ilmu Penyakit SarafPneumonia adalah salah satu infeksi nosokomial yang tersering pada pasien stroke akut yang memperpanjang lama perawatan serta berhubungan dengan peningkatan morbiditas dan mortalitas penderita stroke. Hipoalbuminemia diketahui berhubungan dengan peningkatan risiko infeksi. Penelitian ini bertujuan mengetahui peran hipoalbuminemia terhadap kejadian pneumonia pada pasien stroke fase akut. Rancangan penelitian yang digunakan adalah case control, dengan analisis retrospektif data rekam medis subjek penderita stroke dengan onset akut, baik stroke iskemik maupun perdarahan di unit stroke dan bangsal saraf RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta. Subjek dengan Hospital Acquired Pneumonia (HAP) dikategorikan sebagai kelompok kasus dan subjek tanpa HAP dikategorikan sebagai kelompok kontrol. Nilai rujukan kadar albumin serum yang digunakan antara 3,5-5,0 g/dL, derajat defisit neurologis diukur dengan Skala Stroke Gadjah Mada (SSGM), dan disfagia dinilai dengan Acute Stroke Dysphagia Screening (ASDS). Sebanyak 54 subjek dimasukkan dalam penelitian ini, dengan jumlah subjek tiap kelompok 27 orang. Hipoalbuminemia terdapat pada 23 subjek (42,6%) dari keseluruhan sampel dan pada 16 subjek (59,3%) dengan pneumonia. Hipoalbuminemia merupakan faktor risiko terjadinya pneumonia pada pasien stroke fase akut (OR: 4,15; 95%CI: 1,31-13,16; p=0,013). Faktor risiko lain yang bermakna secara statistik terhadap kejadian pneumonia adalah derajat defisit neurologis yang berat, angka leukosit tinggi, disfagia dan penggunaan NGT. Hipoalbuminemia adalah faktor risiko pneumonia pada pasien stroke fase akut, namun bukan merupakan faktor risiko independen. Derajat defisit neurologis berat, angka leukosit tinggi, disfagia dan penggunaan NGT merupakan faktor risiko perancu bagi peran hipoalbuminemia terhadap kejadian pneumonia pada pasien stroke fase akut.
Pneumonia is one of the most common nosocomial infection in stroke patients that lengthening hospitalization and associated with morbidity and mortality in patients with stroke. Hypoalbuminemia is known to be associated with increasing risk of infection. The aim of this study was to examine the role of hypoalbuminemia on pneumonia events in patiens with acute phase stroke. This study using case control design, by restrospectively analysing the medical records of patients with acute phase stroke in Stroke Unit and Neurology Ward RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta. Subjects with Hospital Acquired Pneumonia (HAP) were categorized as case group and those without HAP were categorized as control group. Reference value of serum albumin level used was between 3,5-5,0 g/dL, degree or neurological deficit was measured with Skala Stroke Gadjah Mada (SSGM), and dysphagia was assesed with Acute Stroke Dysphagia Screening (ASDS). A total of 54 subjects were included in this study, with 27 subjects in each group. Hypoalbuminemia was found in 23 subjects (42,6%) from whole samples, and in 16 subjects (59,3%) with pneumonia. Hypoalbuminemia is a risk factor of pneumonia events in patients with acute phase stroke (OR: 4,15; 95%CI: 1,31-13,16; p=0,013). Other risk factors of pneumonia are severe neurological deficit, leukocytosis, dysphagia and use of NGT. Hypoalbuminemia is risk factor of pneumonia in patients with acute phase stroke in this study, but not an independent risk factor. Severe neurological deficit, leukocytosis, dysphagia and use of NGT were found as confounding factors to role of hypoalbuminemia on pneumonia in patients with acute phase stroke.
Kata Kunci : stroke fase akut, pneumonia, hipoalbuminemia