PREVALENSI TOKSOPLASMOSIS PADA SAPI BETINA DI KELOMPOK TERNAK HANDINI MUKTI KECAMATAN SEYEGAN DAN DI KELOMPOK TERNAK GUMARANG JAYA KECAMATAN BANTUL BERDASARKAN UJI SEROLOGIS
AJENG TYAS LARASATI, Prof. Dr. drh. Sri Hartati, SU.
2014 | Skripsi | KEDOKTERAN HEWANKebutuhan pangan yang berkualitas di era modern ini mendapatkan perhatian yang cukup besar, khususnya sumber pangan asal hewani seperti daging dan susu. Toksoplasmosis merupakan salah satu dari sekian banyak penyakit zoonosis yang disebabkan oleh parasit protozoa Toxoplasma gondii.Penyakit ini dapat menyerang manusia dari daging yang dikonsumsi kurang matang dan air susu yang tidak mengalami pasteurisasi.Telahdilakukanpenelitiantentangprevalensi toksoplasmosis pada sapi betina di perternakan Handini Mukti Kecamatan Seyegan dan perternakan Gumarang Jaya Kecamatan Bantul berdasar uji serologis.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana kejadian toksoplasmosis pada sapi betina di kedua daerah tersebut. Sampel yang digunakandalampenelitianiniadalah serum sapibetina sebanyak18 dari kelompok ternak Handini Mukti Kecamatan Seyegan dan 13 dari kelompok ternak Gumarang Jaya Kecamatan Bantul. Sampel diperiksa secara serologis dengan menggunakan Pastorex Toxo®.Hasil yang diperoleh bahwa prevalensi toksoplasmosis pada sapi betina di kelompok ternak Handini Mukti Kecamatan Sayegan adalah 5,6 % dan di kelompok ternak Gumarang Jaya Kecamatan Bantuladalah 7,7 %. Kata Kunci: Toksoplasmosis, Ujiserologis,Pastorex Toxo®, sapi betina
Quality of food is getting considerable attention in the modern era , especially of animal origin food sources such as meat and milk. Toxoplasmosis is one of the many zoonotic disease caused by the protozoan parasite called Toxoplasma gondii. This disease can infect humans from undercooked meat consumed and milk not under pasteurization. The research was conducted to find out the prevalence of toxoplasmosis in cows which in Handini Mukti’s farm district of Seyegan and Gumarang Jaya’s farm district of Bantul based serological tests.Sampel females in both regions used in this study were 18 serum cows from Mukti Handini’s farm group at subdistrict Seyegan and 13 serum cows from Gumarang Jaya’s farm group at subdistrict Bantul . Samples were examined serologically by using Pastorex Toxo ® . The results that the prevalence of toxoplasmosis in serum cowsfrom Handini Mukti’s farm in subdistrict Seyegan is 5.6 % and at Gumarang Jaya’s farm group in subdistrict Bantul is 7.7 % Keywords: Toxoplasmosis, serological tests, Pastorex Toxo ®, cows.
Kata Kunci : Toksoplasmosis, Ujiserologis,Pastorex Toxo®, sapi betina