Laporkan Masalah

SIMULASI PROSES PEMILIHAN JALUR DALAM BORDER GATEWAY PROTOCOL (BGP) BERDASARKAN ATRIBUT WEIGHT DAN LOCALPREFERENCE

NABELLA INDAH P., Sri Suning Kusumawardani, S.T., M.T.

2014 | Skripsi | TEKNOLOGI INFORMASI

Beberapa hal yang menjadi perhatian pada dinamika jaringan berskala besar adalah faktor ketersediaan jalur dan keterjangkauan jaringan. Salah satu contoh penerapan jaringan yang berskala besar adalah organisasi-organisasi yang telah memiliki nomor Autonomous System (AS) tersendiri pada pengelolaan jaringannya. Komunikasi pada jaringan dengan perbedaan nomor AS tersebut dapat terhubung dengan baik dengan penerapan protokol routing yang mampu menjamin performance pada jaringan tersebut. Border Gateway Protocol (BGP) dipandang mampu menjadi protokol routing yang tepat untuk kebutuhan tersebut karena menjamin performance routing antar jaringan yang berbeda AS karena sifat scalability dan konvergensi yang mampu bekerja dalam sebuah AS maupun antar AS. Berdasar dari latar belakang tersebut, penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menerapkan protokol routing BGP baik pada jaringan antar AS yang berbeda maupun dalam AS yang sama, juga untuk mengetahui proses pemilihan jalur pada jaringan yang menerapkan protokol routing BGP berdasarkan penambahan atribut Weight dan Local-Preference. Tahapan pertama penelitian ini yaitu penerapan konfigurasi dasar BGP pada rancangan jaringan yang bertujuan agar komunikasi pada jaringan antar AS maupun dalam AS dapat berjalan dengan baik. Setelah itu dilakukan simulasi jaringan untuk mengetahui proses pemilihan jalur BGP sebelum diberi atribut BGP apapun. Tahapan kedua yaitu melakukan penambahan konfigurasi atribut weight pada border router yang dilanjutkan simulasi untuk mengetahui proses pemilihan jalur eksternal setelah diberi atribut weight. Selain itu dilakukan pula skenario pemutusan pada jalur dengan weight tertinggi untuk mengetahui pengaruhnya terhadap keputusan pemilihan jalur. Tahapan terakhir adalah penambahan konfigurasi local-preference pada router internal yang kemudian disimulasikan untuk mengamati proses pemilihan jalur internal setelah diberi atribut local-preference. Berdasarkan analisis dari hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pemilihan jalur pada topologi jaringan yang menerapkan protokol routing BGP didasarkan pada algoritma pemilihan jalur BGP. Penambahan atribut weight dan local-preference pada router ternyata mempengaruhi keputusan pemilihan jalur. Sehingga kedua atribut tersebut dapat digunakan untuk mengatur routing dan trafik setiap jalur sesuai dengan kebutuhan routing. Kata kunci: Autonomous System, BGP, Pemilihan Jalur, Weight, Local-Preference

Several concerns in dynamic large scale network are routeability and reachability. An example of large scale network implementation is communication among networks that have their own Autonomous System (AS) number. Communication can work between that networks by implementing a routing protocol that guarantee network performance. Border Gateway Protocol (BGP) considered to be an appropriate routing protocol for that kind of network because of its scalability and convergent both on different AS and inside same AS. Based on the background, purpose of this research is to implement routing protocol BGP both in different AS and inside same AS. Another purpose is to know path selection process on BGP network based on adding Weight and Local-Preference attributes. First step in this research is implementing BGP basic configuration on networks designed before in order to communication on network both different and inside AS can work well. Then the network is simulated to know path selection process before network is added by any BGP attributes. Second steps are configuring weight attribute on border router and continued with simulation to know path selection process in externals route after adding weight attribute. Besides that, there is disconnecting route scenario on link with highest weight value to know its impact to path selection decision. Last steps are configuring local-preference attribute on internal router and then it is simulated to observing path selection process on internals route after adding local-preference attribute. The result of research shows that path selection process on BGP network is based on path selection algorithm of BGP routing protocol. Addition of weight and local-preference attributes on routers influence decision of path selection. Thus this action can be used to manage routing and traffic on each link based on routing needed. Keywords: Autonomous System, BGP, Path Selection, Weight, Local-Preference

Kata Kunci : Autonomous System, BGP, Pemilihan Jalur, Weight, Local-Preference


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.