Laporkan Masalah

REVALENSI DAN FAKTOR RISIKO DERMATITIS TANGAN PADA PERAWAT DI RSUP DR.SARDJITO YOGYAKARTA

Kalista Yuniar, Prof. Dr. Harijono Kariosentono, dr, Sp.KK(K).

2014 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin

Latar Belakang: Dermatitis tangan merupakan salah satu penyakit okupasional yang sering terjadi pada perawat. Dermatitis tangan dipengaruhi oleh faktor risiko endogen dan eksogen. Data mengenai prevalensi dan faktor risiko dermatitis tangan pada perawat di Indonesia belum tersedia. Tujuan : Mengetahui prevalensi dan faktor risiko dermatitis tangan pada perawat di RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta Indonesia. Metode: Penelitian deskriptif analitik dengan rancangan studi potong lintang Hasil: Responden penelitian 817 orang; laki-laki 20,9% dan perempuan 79,1%. Prevalensi dermatitis tangan sebesar 31,6% dengan faktor risiko signifikan dermatitis atopik, lama kerja kurang dari 5 tahun, wet work rumah tangga, pemakaian losion tangan dan pemakaian sabun antiseptik dan alcuta secara bersamaan. Tidak terdapat hubungan signifikan antara dermatitis tangan dengan wet work RS. Tidak terdapat hubungan signifikan antara tingkat keparahan dermatitis tangan dengan faktor risiko. Tidak didapatkan dermatitis tangan dengan tingkat keparahan berat. Kesimpulan: Prevalensi dermatitis tangan di RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta sebesar 31,6% dengan tingkat keparahan ringan sampai sedang.

Background: Hand dermatitis represents one of the most common occupational skin diseases affecting nurse. Hand dermatitis influenced by endogenous and exogenous risk factor. Data on the prevalence and risk factors of hand dermatitis on nurse in Indonesia are lacking. Objective: To determine the prevalence and risk factors of hand dermatitis in nurses at Sardjito Hospital Yogyakarta, Indonesia. Method: Descriptive analysis with cross-sectional study Result: There are 817 respondent of the study with 20,9% male and 79,1% female. The prevalence of hand dermatitis is 31,6% with significantly associated risk factor such as atopic dermatitis, nursing less than 5 years, household wet work, hand lotion usage and concomitant use of antiseptic soap and alcohol hand rub. There are no significant association betwen hand dermatitis and hospital wet work, and between severity of hand dermatitis and the risk factor. There are no severe hand dermatitis found in this study. Conclusion: The prevalence of hand dermatitis at Sardjito Hospital Yogyakarta is 31,6% with mild-moderate severity.

Kata Kunci : dermatitis tangan, perawat, faktor risiko


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.