PENGARUH PENGELUARAN PEMERINTAH TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI PROVINSI SUMATERA UTARA
Heston Pero, Prof. Dr. Samsubar Saleh, M.Soc.Sc
2014 | Tesis | S2 Magister Ek.PembangunanPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengeluaran pemerintah terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Sumatera Utara menurut kabupaten/kota pada Tahun 2008-2012, berdasarkan implementasi Permendagri Nomor 59 tahun 2007 tentang Struktur APBD yang menyangkut tentang pengeluaran pemerintah pada Belanja Tidak Langsung dan Belanja Langsung juga pengaruh tenaga kerja di Provinsi Sumatera Utara. Di dalam penelitian ini yang digunakan untuk menganalisis hasil regresi adalah menggunakan metoda analisis regresi data panel. Pada regresi data panel menggunakan tiga pendekatan. Pertama dengan melakukan pendekatan common effect, lalu yang kedua melakukan pendekatan fixed effect dan yang terakhir menggunakan pendekatan random effect. Setelah itu, dilakukan pengujian dengan menggunakan uji Chow, uji Hausman dan uji Lagrange Multiplier (LM) untuk menentukan pendekatan yang akan dipilih. Setelah dilakukan analisis, hasil yang diperoleh dari pengeluaran pemerintah Provinsi Sumatera Utara Tahun 2008-2012 bahwa pengaruh dari variabel Belanja Tidak Langsung (BTL) dan Belanja Langsung (BL) tidak menunjukkan pengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Sumatera Utara. Untuk variabel tenaga kerja memberikan pengaruh yang positif terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Sumatera Utara. Diketahui pertumbuhan ekonomi di Provinsi Sumatera Utara meningkat setelah mengalami otonomi daerah. Namun yang membuat pengaruh negatif pada variabel tersebut disebabkan kurang optimalnya pemerintah Sumatera Utara untuk melakukan efesiensi anggaran belanja pemerintah. Perlu adanya peningkatan kualitas kinerja dan membutuhkan skala prioritas dalam menjalankan kebijakan anggaran. Kata kunci: Pertumbuhan Ekonomi, Belanja Tidak Langsung, Belanja Langsung dan Tenaga Kerja
This study aimed to analyze the effect of government spending on economic growth in the Province of North Sumatra by district / city in the year 2008-2012, based implementation Permendagri 59 of 2007 on the budget exists concerning the structure of government spending on indirect expenditures and direct spending also influence labor in the province of North Sumatra. In this study were used to analyze the results of the regression is regression analysis using pool estimate. In the pool estimate regression using three approaches. The first is the common effect approach, and the second approach is the fixed effect and random effect last approach. After that, testing is done using the Chow test, Hausman test and Lagrange Multiplier test (LM) to determine the approach to be chosen. After analysis, the results obtained from the North Sumatra government spending year 2008-2012 that the effect of variable Indirect Expenses (BTL) and direct expenditure (BL) does not show the effect on economic growth in the Province of North Sumatra. For labor variables have a positive influence on economic growth in the Province of North Sumatra. Known to economic growth in North Sumatra increased after experiencing local autonomy. But making a negative influence on the variable less than optimal due to the government of North Sumatra efficiency of government spending. Need to improve the quality of performance and require priority in running the budget policy. Keywords: Economic growth, Indirect spending, Direct spending and Labor
Kata Kunci : Pertumbuhan Ekonomi, Belanja Tidak Langsung, Belanja Langsung dan Tenaga Kerja