Laporkan Masalah

PERANCANGAN KNOWLEDGE MANAGEMENT UNTUK DETEKSI DINI PENYIMPANGAN PERKEMBANGAN ANAK MENGGUNAKAN KUESIONER PRA SKRINING PERKEMBANGAN (KPSP) BERBASIS ONTOLOGI

KALIKAUTSAR, Sri Suning Kusumawardani, S.T., M.T.

2014 | Skripsi | TEKNOLOGI INFORMASI

Kualitas tumbuh kembang anak sebagai calon generasi penerus bangsa membutuhkan skrining yang rutin agar lebih mudah dilakukan penanganan selanjutnya atau diintervensi. Salah satu metode skrining penyimpangan perkembangan anak yang disarankan Kementerian Kesehatan RI adalah KPSP. KPSP dilaksanakan di Puskesmas, sedangkan deteksi dini optimal dilakukan di rumah sebagai lingkungan natural bagi anak. Di sisi lain, kemampuan ibu untuk melakukan skrining, stimulasi, dan intervensi juga perlu ditingkatkan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan knowledge management deteksi dini penyimpangan perkembangan dengan KPSP sebagai solusi teknologi yang dapat diaplikasikan untuk melakukan deteksi dini di rumah oleh ibu. Dengan sistem ontologi, knowledge management yang dikembangkan diharapkan mempermudah penggunaan KPSP dibandingkan metode konvensional dan menjadi sarana ibu untuk belajar dan rutin melakukan deteksi dini terhadap perkembangan anaknya. Hasil dari penelitian ini adalah model ontologi deteksi dini penyimpangan perkembangan dengan KPSP dalam aplikasi Protégé 4.3. Sistem yang dirancang menggunakan 5 kelas yaitu age untuk kelompok usia KPSP dengan 16 instances, baby untuk anak pengguna KPSP dengan 3 instances, kpsp untuk pertanyaan KPSP dengan 158 instances, status untuk hasil interpretasi jawaban KPSP dengan 3 instances, dan stimulation untuk poin stimulasi yang harus diberikan kepada anak pengguna KPSP dengan 228 instances. Sistem dilengkapi dengan 35 rules untuk menghasilkan relasi antar kelas dan diuji sesuai alur penggunaan KPSP menggunakan SPARQL. Model ontologi yang dihasilkan tidak hanya membantu dalam proses skrining dengan KPSP namun dapat juga memberi keputusan intervensi dan stimulasi untuk perkembangan anak lebih baik. Kata kunci : knowledge management, ontologi, KPSP, intervensi, stimulasi

The quality of child development as a potential next generation need routine screening for easier further handling or intervention. One of child developmental disorders screening methods suggested by the Ministry of Health is KPSP. However, KPSP carried out in health centers, while the optimal early detection is done at home as a natural environment for the child. On the other hand, the mother's ability to perform screening, stimulations, and interventions also need to be improved. This research aims to develop a knowledge management for early detection of developmental disorders with KPSP as a technology solution that can be applied for early detection at home by mother. With the ontology system, knowledge management is developed to facilitate the use of KPSP than conventional methods, expected for mother to learn and perform a routine early detection of child development. The result of this study is a model of early detection of developmental disorders ontology using KPSP implemented in Protégé 4.3. The system was designed to use 5 classes, those were age for KPSP age groups with 16 instances, baby for child who use KPSP with 3 instances, kpsp for KPSP questions with 158 instances, status for KPSP answer’s interpretation results with 3 instances, and stimulation for stimulation points that should be given to children who use KPSP with 228 instances. The system was equipped with 35 rules to generate relationships between classes and tested according to KPSP flow using SPARQL. The ontology models not only help in the screening process with KPSP but also provide intervention and stimulation decisions for child better development. Keywords : knowledge management, ontology, KPSP, intervention, stimulation

Kata Kunci : knowledge management, ontologi, KPSP, intervensi, stimulasi


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.