PERBANDINGAN RESPON AWAL PEMBERIAN WARFARIN PADA PASIEN OBESITAS DAN NON OBESITAS DI RSUP DR. SARDJITO YOGYAKARTA
DIAN OKTIANTI, dr. I Dewa Putu Pramantara S., Sp.PD., K-Ger.
2014 | Tesis | S2 Ilmu FarmasiWarfarin adalah antikoagulan oral yang paling banyak digunakan di dunia. Warfarin digunakan untuk mencegah kejadian thromboembolic yang disebabkan karena atrial fibrilasi, prosthetic heart valves, atau adanya sejarah vascular thrombosis yang pernah dialami oleh pasien. Pendosisan warfarin sangat bervariasi antara setiap pasien dan respon terapi tergantung dari umur, tingkat keparahan penyakit, status nutrisi, berat badan, pengobatan yang lain, dan ada tidaknya polimorfisme genetik baik itu CYP2C9 atau VKORC1.. Sesuai atau tidaknya dosis warfarin dapat dilihat dari pemeriksaan nilai Internatioanl Normalized Ratio (INR). Tujuan penelitian untuk membandingkan respon awal pemberian warfarin pasien dengan badan obesitas dan non obesitas di RSUP dr. Sardjito Yogyakarta.. Penelitian ini adalah penelitian retrospektif yang bersifat deskriptif dan observasional. Subyek penelitian adalah pasien rawat jalan yang menerima terapi warfarin pertama kali disertai dengan pemeriksaan nilai INR. Untuk melihat lama hari yang diperlukan untuk mencapai target nilai INR selanjutnya dilakukan analisa non parametrik dengan uji Kaplan-Meier. Hasil penelitian ini adalah sebanyak 92 pasien memenuhi kriteria inklusi. Dengan jumlah pasien obesitas sebanyak 44 orang dan pasien dengan berat badan normal sebanyak 48 orang. Berdasarkan uji Kaplan-Meier diperoleh Median time untuk mencapai target nilai INR sesuai terapi pada kelompok obesitas adalah 56 hari dan untuk kelompok pasien dengan berat badan normal adalah 57 hari dengan nilai p=0,316 dimana nilai p>0,05 yang artinya tidak ada perbedaan bermakna antara kelompok pasien dengan berat badan normal dan kelompok pasien obesitas untuk mencapai target nilai INR. Kata kunci: Warfarin, obesitas, non obesitas, INR, lama hari mencapai target terapi INR
Warfarin oral anticoagulant is most prescribed in the world. Warfarin is prescribed for prevention of thromboembolic event, associated with atrial fibrillation, prosthetic heart valves, or history of vascular thrombosis. Variability in warfarin dose because of the variation among the patient and therapeutic response depend on age, influence of another disease, nutritional status, weight, concomitant medicine, influence of genetic polymorphism of the CYP2C9 or VKORC1. Optimal dose warfarin can be monitored with international normalized ratio (INR). The aims of this study is to compare initial warfarin response between obese and non obese patient at RSUP dr. Sardjito Yogyakarta. This study was a retrospective with design descriptive observational study. Subject in research is outpatient that receive newly warfarin therapy and with complete INR value. To determine time required to achieve a therapeutic INR was analyzed using non parametric test with Kaplan-Meier method. The result of this study, 92 patient were included. Patient distribution were 44 patient with obesity and 48 patient with normal weight. Based on Kaplan-Meier analyzed the median time to achieve therapeutic INR in obese patient is 56 days and in normal weight is 57 days with p=0,316 (p>0,05) there is no significant difference between the group. Key word: Warfarin, Obese, non obese, INR, time to achieve therapeutic INR
Kata Kunci : Warfarin, obesitas, non obesitas, INR, lama hari mencapai target terapi INR