PERAN GURU PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DALAM MEMBENTUK KARAKTER SISWA DAN IMPLIKASINYA TERHADAP KETAHANAN SISWA (STUDI DI SEKOLAH DASAR INPRES ENDE 7 KELAS V KECAMATAN ENDE TIMUR KABUPATEN ENDE PROPINSI NUSA TENGGARA TIMUR)
Karolus Charlaes Bego, Prof. Dr. Djoko Suryo, MA.
2014 | Tesis | S2 Ketahanan NasionalKesadaran moralitas multikultural generasi penerus saat ini semakin pudar khususnya generasi penerus di Kabupaten Ende, sebagai akibat dari globalisasi, materialis, dan modernisasi yang tidak disertai dengan reaksi yang memadai. Kini generasi penerus harus dikenalkan kembali dengan nilai-nilai moral bangsa yang ada pada Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhineka Tunggal Ika sejak dini. Salah satu media untuk mengenalkan nilai-nilai moralitas bangsa yaitu melalui dunia pendidikan. Peran guru pendidikan kewarganegaraan menjadi salah satu faktor penentu dalam membentuk karakter siswa dan implikasinya terhadap ketahanan siswa. Tujuan penelitian dalam tesis ini adalah: (1) untuk mengetahui peran guru Pendidikan Kewarganegaraan dalam membentuk karakter siswa kelas V Sekolah Dasar Inpres Ende 7; (2) untuk mengetahui kendala yang dihadapi guru Pendidikan Kewarganegaraan dalam membentuk karakter siswa kelas V Sekolah Dasar Inpres Ende 7; dan (3) untuk mengetahui upaya peningkatan peran guru Pendidikan Kewarganegaraan dan implikasinya terhadap ketahanan siswa kelas V Sekolah Dasar Inpres Ende 7. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif menggunakan strategi studi pada Sekolah Dasar Inpres Ende 7, dalam wilayah Kecamatan Ende Timur, Kabupaten Ende, Propinsi Nusa Tenggara Timur, sehingga proses pengumpulan data dan analisis data akan lebih terarah pada permasalahan yang sudah ditentukan sebelumnya. Hasil penelitian ditemukan ada empat kendala yang dihadapi guru Pendidikan Kewarganegaraan yaitu: (1) kualitas guru yang masih rendah, (2) kurikulum yang selalu berubah dan alokasi waktu sebagai jam belajar sangat kurang, (3) fasilitas yang masih kurang, dan (4) kesejahteraan guru yang masih kurang. Adapun upaya peningkatan peran guru Pendidikan Kewarganegaraan yaitu guru harus memiliki kompetensi pedagogis, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial, dan kompetensi profesional. Keberhasilan membentuk karakter siswa dan implikasinya terhadap ketahanan siswa tergantung pada guru Pendidikan Kewarganegaraan menjalankan perannya sebagai sosok yang memegang amanah, sosok yang memberi teladan dan sosok yang mengajar dengan hati. Siswa akan memiliki keuletan dan ketangguhan dalam diri sehingga mampu menjaga, memelihara, serta mempertahankan kelangsungan hidup di Kabupaten Ende di masa kini dan di masa yang akan datang. Kata Kunci: Peran, Guru Pendidikan Kewarganegaraan, Ketahanan Siswa
Multicultural morality awareness of current generation is increasingly obscure, particularly in Ende regency, due to globalization, materialist aspect, and modernization that is not accompanied with sufficient reaction. Today, current generation should be reintroduced with nation moral values existing in Pancasila, the 1945 Constitution, the Unitary state of Republic of Indonesia, and Bhineka Tunggal Ika since early date. One of media to introduce the national morality values is education. Roles of citizenship education teacher is one of determining factors in shaping student character and its implication of student perseverance. This research was intended: (1) to identify role of citizenship education teacher in shaping character of class V student of Ende 7 Inpres primary school; (2) to identify obstacle citizenship education teachers face in shaping student character; and 3) to identify effort to improve role of citizenship education teacher and its implication on student perseverance. It is descriptive qualitative research by studying Ende 7 Inpres primary school, in Ende Timur district, Ende regency, East Nusa Tenggara province, so data collection and data analysis will be derected to problem determined previously. Result of the research indicated that there are four obstacles citizenship education teacher face: (1) low teacher quality, 2) always changing curriculum and insufficient time allocation for learning, (3) less facility, and (4) less teacher welfare. Efforts to improve role of citizenship education teacher that teacher should have the pedagogical competence, social competence, personality competence, and professional competence. Success of shaping student character and its implication to student perseverance depend on citizenship education teacher that conduct their role as figure running mandate, giving example and teaching sincerely. Student will has tenacity and strength so they can guard, keep, and defend life continuity in Ende regency currently in the future. Keywords: role, citizenship education teacher, student perseverance
Kata Kunci : Peran, Guru Pendidikan Kewarganegaraan, Ketahanan Siswa