Laporkan Masalah

MANAJEMEN RISIKO SISTEM INFORMASI PERPUSTAKAAN (STUDI KASUS DI PERPUSTAKAAN UGM YOGYAKARTA)

Arif Nurochman, Dr. Ir. Eko Nugroho, M.Si.

2014 | Tesis | S2 Kajian Budaya dan Media

Sistem informasi perpustakaan dan aset-aset informasi yang dilayankan kepada pemustaka menjadi tulang punggung dengan adanya peran teknologi informasi. Namun penerapan sistem informasi perpustakaan yang berkembang pesat menimbulkan risiko yang mengancam disebabkan kegagalan pustakawan dalam menilai sumber ancaman risiko. Risiko dapat berupa kejadian dan kondisi yang mengakibatkan dampak layanan informasi menjadi terganggu dan berhentinya proses pengambilan keputusan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pelaksanaan manajemen risiko sistem informasi perpustakaan di Perpustakaan UGM dengan menggunakan kerangka kerja NIST SP 800-30 dan untuk mengetahui faktorfaktor yang mempengaruhi pelaksanaan manajemen risiko sistem informasi. Manajemen risiko sistem informasi perpustakaan di Perpustakaan UGM telah dilaksanakan untuk mengantisipasi berbagai sumber ancaman risiko dengan melaksanakan kegiatan penilaian risiko, peringanan risiko dan evaluasi risiko meskipun tidak didokumentasikan secara tertulis. Informan penelitian terdiri atas pustakawan yang memiliki situasi sosial berinteraksi dengan sistem informasi perpustakaan. Metode penelitian yang digunakan kualitatif dengan pendekatan studi kasus dengan wawancara mendalam dan pengamatan langsung (observasi). Hasil dari penelitian teridentifikasi level penilaian risiko berupa backup server hang risiko tinggi, listrik risiko tinggi, keamanan sistem risiko tinggi, password risiko tinggi, otorisasi hak akses risiko sedang dan sumber daya manusia risiko sedang. Untuk mengurangi dan menghilangkan level risiko, Perpustakaan UGM melaksanakan kegiatan peringanan (mitigasi) risiko dengan cara memindahkan (transfer) risiko berupa server sistem informasi perpustakaan ke PSDI (Pusat Sistem dan Sumberdaya Informasi), sedangkan dalam kegiatan evaluasi risiko dilaksanakan secara terus menerus dengan konsistensi dari pustakawan untuk melaksanakan kegiatan rekomendasi kontrol peringanan risiko sampai pada tahap yang dapat diterima oleh perpustakaan. Faktor-faktor yang mempengaruhi pelaksanaan manajemen risiko adalah kebijakan lembaga induk, persepsi dari pimpinan perpustakaan dan kemampuan pustakawan dalam memahami teknologi informasi.

Library information systems and information assets administered to users becomes the backbone with the role of information technology. However, the application of library information systems that grows rapidly raises the risk that causes the failure threatening librarians in assessing sources of risk threats. Risks may include events and conditions that lead to the impact of information services to be disrupted and the cessation of the decision-making process. The purpose of this study is to describe the implementation of risk management on information systems in Gadjah Mada University Library using NIST SP 800-30 framework and to determine the factors that affect the implementation risk management on information systems at the library. Risk management on information systems at Gadjah Mada University Library has been implemented to anticipate the various sources of risk threats by conducting a risk assessment, risk mitigation and risk evaluation although not documented in writing. Informants of this study consists of librarians who have social situations interact with library information system. The method uses qualitative case study approach with in-depth interviews and direct observation. The results of the study identifies a risk assessment level backup server hangs is high risk, electricity in high risk, security systems in high risk, passwords in high risk, authorization permissions in moderate risk and human resources in moderate risk. To reduce and eliminate the risk impact, Gadjah Mada University Library conducts risk mitigation by transferring the risk from a library information system servers to PSDI (Center for Systems and Resource Information), while the risk evaluation of the activitiesis carried out continuously with the consistency of librarians to implement control activities risk mitigation recommendations to the extent acceptable to the library. Factors affecting the implementation of risk management information systems at the Gadjah Mada University Library are influenced by the policies of the university institution, the perception of the library's head and human resources and technical capabilities in the field of information technology.

Kata Kunci : Manajemen Risiko, Sistem Informasi Perpustakaan, Framework NIST SP 800-30.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.