POTENSI ASAP CAIR KAYU SENGON TERHADAP PENURUNAN KADAR LOGAM TIMBAL (Pb) PADA PENELITIAN MODEL MENGGUNAKAN BIJI KEDELAI (Glycine max)
NUR ROHMAH L.A, Prof. Dr. Ir. Purnama Darmadji, M.Sc.
2014 | Tesis | S2 Ilmu dan Teknologi PanganSalah satu tanaman pangan yang dapat mengakumulasi logam berat adalah kedelai (Glycine max). Oleh karena itu, biji kedelai perlu diberikan suatu pretreatment supaya tidak terjadi akumulasi logam berat dalam tubuh manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas asap cair kayu sengon dalam menurunkan kadar logam Pb biji kedelai dan mengevaluasi peran senyawa asam, fenol dan karbonil dalam asap cair kayu sengon terhadap penurunan kadar logam Pb biji kedelai. Penelitian dilaksanakan dalam 4 tahap, yaitu pembuatan asap cair kayu sengon, pembuatan model cemaran logam Pb pada biji kedelai, perendaman biji kedelai tercemar logam Pb menggunakan asap cair kayu sengon dalam berbagai variasi konsentrasi, yaitu 12,5; 25; 50 dan 100% yang merupakan tingkat pengenceran asap cair kayu sengon 8x, 4x, 2x dan tanpa pengenceran serta perendaman biji kedelai tercemar logam Pb menggunakan larutan dari senyawa murni asam asetat,fenol dan aseton. Analisis kadar logam Pb biji kedelai menggunakan spektrofotometer serapan atom. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kayu sengon mempunyai kadar air 9,23% ± 0,04 %bb, kadar hemiselulosa 23,78 ± 0,38 %bk, kadar selulosa 51,81 ± 0,66 %bk dan kadar lignin 17,22 ± 0,17 %bk. Asap cair kayu sengon mempunyai kadar asam 5,27 ± 0,10 %b/b, kadar fenol 0,50 ± 0,01 %b/b, kadar karbonil 6,84 ± 0,07 %b/b dan pH 2,42. Semakin besar konsentrasi asap cair kayu sengon maka penurunan kadar logam Pb biji kedelai semakin besar. Asap cair kayu sengon tanpa pengenceran (100%) dapat menurunkan kadar logam Pb biji kedelai sebesar 59,12%. Adanya gugus fungsional karboksil, hidroksil dan karbonil dalam asap cair kayu sengon berperan terhadap penurunan kadar logam Pb biji kedelai. Kata kunci: asap cair kayu sengon, logam Pb, biji kedelai, gugus fungsional
Soybeans (Glycine max) is one crop that can accumulate heavy metals. Therefore, soybeans need to be given a pre-treatment so that no accumulation of heavy metals in the human body. The aim of this study was to evaluate the effectiveness of Paraserianthes falcataria (L.) Nielsen wood liquid smoke to reduce Pb content on soybeans and evaluate the role of acid, phenols and carbonyls compounds in Paraserianthes falcataria (L.) Nielsen wood liquid smoke to reduce Pb content on soybeans. This study was divided into four phases, namely the production of liquid smoke from Paraserianthes falcataria (L.) Nielsen wood, modeling Pb contaminant on soybeans, soaking Pb contaminated soybeans using Paraserianthes falcataria (L.) Nielsen wood liquid smoke in various concentrations, i.e 12,5; 25; 50; 100%, which is the dilution rate of liquid smoke 8x, 4x, 2x and without dilution and soaking Pb contaminated soybeans using a pure solution of acetic acid, phenol and acetone compounds. Analysis of Pb content on soybeans using atomic absorption spectrophotometer. The results showed that Paraserianthes falcataria (L.) Nielsen wood has a moisture content 9,23% ± 0,04 %wb, hemicellulose content 23,78 ± 0,38 %db, cellulose content 51,81 ± 0,66 %db, and lignin content 17,22 ± 0,17 %db. Paraserianthes falcataria (L.) Nielsen wood liquid smoke has acid content 5,27 ± 0,10 %w/w, phenol content 0,50 ± 0,01 %w/w, carbonyl content 6,84 ± 0,07 %w/w and pH of 2,42. The higher of liquid smoke concentration, the greater reduced of Pb content on soybeans. Paraserianthes falcataria (L.) Nielsen wood liquid smoke without dilution (100%) can reduce Pb content by 59.12%. The presence of carboxyl, hydroxyl and carbonyl functional groups in Paraserianthes falcataria (L.) Nielsen wood liquid smoke contribute to reduce Pb content on soybeans. Keywords: Paraserianthes falcataria (L.) Nielsen wood liquid smoke, Pb, soybeans, functional group.
Kata Kunci : asap cair kayu sengon, logam Pb, biji kedelai, gugus fungsional