PENGARUH NORMA SOSIAL TERHADAP KEPUTUSAN PENDANAAN PERUSAHAAN SEKTOR NON-KEUANGAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2008-2012
Permata Dian Pratiwi, Agus Setiawan, Ph.D., M.Soc.Sc.
2014 | Tesis | S2 ManajemenPenelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh norma sosial terhadap keputusan pendanaan perusahaan sektor non keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indoneisa periode 2008-2012. Norma sosial didefinisikan dengan adanya produk perusahaan yang menimbulkan kerugian terhadap kesehatan manusia dan gangguan ketertiban serta ketentraman masyrakat. Dalam penelitian ini, norma sosial digambarkan dengan perusahaan sin dan perusahaan saint, serta perusahaan grey sebagai kontrol. Perusahaan sin merupakan perusahaan yang melanggar norman sosial, memproduksi rokok dan terlibat dalam perdagangan minuman berakohol. Sedangkan perusahaan saint yang memperhatikan norma sosial menggunakan perusahaan yang terdaftar di Jakarta Islamic Index (JII). Hasil dari penelitian ini menujukkan bahwa perusahaan sin bergantung pada hutang, baik dilihat dari nilai pasar maupun nilai buku. Sedangkan perusahaan saint (JII) cenderung menggunakan ekuitas dalam memutuskan pendanaannya. Berbeda dengan perusahaan sin, perusahaan saint (JII) cenderung menahan kas lebih dan membagikan dividen. Kemungkinan perusahaan sin menggunakan kasnya untuk melakukan investasi lain seperti tanggungjawab sosial. Secara keseluruhan norma sosial memberikan tekanan pada pendanaan perusahaan sektor non-keuangan di Indonesia. Kata kunci: Norma sosial, Sinners, saint (JII), Pendanaan.
This study aimed to examine the effect of social norms on the financing decisions of non-financial sector firms listed in Indonesia Capital Market 2008-2012 period. Social norms are defined by the presence of the company's products that cause harm to human health and disturbing the peace and public peaceful. In this study, the social norm is described by the sin and saint company, as well as grey as the control firm. Sin companies are a corporate that violates social norms, producing cigarettes (tobacco) and companies which are involved in the alcohol trade. While the company's attention to social norms saint who use the company listed in the Jakarta Islamic Index (JII). The results of this study showed that sin company rely on debt financing, views of the market value and book value. While companies saint (JII) tend to use the equity in deciding financing. Unlike the sin companies, corporate saint (JII) tend to hold more cash and pay dividends. The possibility of sin companies using cash to make other investments such as social responsibility. Overall social norms put pressure on the financing of non-financial corporate sector in Indonesia. Keywords: Social norms, sinners, saint (JII), financing.
Kata Kunci : Norma sosial, Sinners, saint (JII), Pendanaan.