ANALISIS PENGARUH PENDAPATAN TERHADAP JUMLAH INFAQ PESERTA PENGAJIAN ROHANI Studi Kasus Majelis Ta’lim di Masjid Al-Aman, Sidoarum, Godean, Sleman
ZEIN MUTTAQIN, Dr. Soeratno., M.Ec
2014 | Tesis | S2 Agama dan Lintas BudayaDewasa ini, semakin banyak kelompok-kelompok kajian rohani yang mengajak masyarakat untuk memperdalam ajaran agama. Kelompok kajian ini hadir sebagai wadah pembelajaran, peringatan dan persiapan untuk menghadapi persidangan di hari Akhir. Dengan mengikuti kajian rohani ini dapat diasumsikan masyarakat Islam, khususnya jamaah pengajian mendapatkan tambahan pemahaman mengenai ajaran agama yang tentu mempengaruhi perilaku kehidupan mereka. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk menganalisis pengaruh intensitas mengikuti kajian rohani, pendapatan dan pemahaman terhadap infaq jamaah pengajian serta menjelaskan perilaku berinfaq jamaah pengajian yang menghadiri kegiatan kajian rohani tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan yang menggunakan metode penelitian kuantitatif. Adapun sampel pada penelitian ini sebanyak 50 responden yang terdiri dari ibu-ibu jamaah pengajian. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan data primer yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan ialah menggunakan analisis data deskriptif dan analisis regresi berganda. Adapun hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah bahwa ada pengaruh intensitas mengikuti kajian rohani, pendapatan dan pemahaman terhadap infaq jamaah pengajian. Hasil pengujian dalam penelitian ini menunjukkan bahwa intensitas mengikuti kajian rohani (tidak berpengaruh), pendapatan (berpengaruh) dan pemahaman (tidak berpengaruh) terhadap infaq jamaah pengajian. Beberapa perilaku berinfaq yang ditunjukkan dalam penelitian ini merupakan perilaku yang secara tidak disadari oleh jamaah pengajian sebagai manifestasi dari firman Allah dalam Al-Quran dan As-Sunnah. Variabel intensitas, pemahaman dan pendapatan pada penelitian ini berpengaruh sebesar 38,9 persen, sedangkan 61,1 persen masih dipengaruhi oleh variabel lain diluar penelitian ini.
Nowadays, there are growing religious study community that urges people to deepen religious teachings. This community appears as learning, warning and preparation forum to face trial in the after life. It is assumed that by following religious community, people will improved their understanding about religious teachings that will affected their life behavior. The purpose of this research is to analyze the effect of intensity to attend religious community, income and comprehension toward the infaq of attendee of religious community and to explain the infaq behavior of attendant of religious community. This field research is a quantitative research. There are 50 samples that used in this research which consists by ladies. In this research, the writer is using primary data that procured by questionnaire distributions. The data analysis technique that used in this research are descriptive data analysis and multiple regression analysis. As for the hypothesis that suggested in this research is that intensity to attend religious community, income and comprehension are affecting the infaq of attendee of religious community. The result of this research shows that intensity to attend religious community (not affecting), income (affecting) and comprehension (not affecting) toward the infaq of attendee of religious community. Most of behavior that shown in this research is unconsciously by attendee as manifestation form God words in the Quran and Sunnah. Intensity, income and comprehension variables are affecting only 38,9 percent, whereas 61,1 percent is affected by other variables outside this research.
Kata Kunci : Intensitas, Pengajian, Pendapatan, Pemahaman, Infaq