KAJIAN KONSEP BIOREAKTOR DALAM TANAH UNTUK BUDIDAYA PADI METODE SRI (System of Rice Intensification)
ERNI ROMANSYAH, Dr. Joko Nugroho WK, STP. M.Eng.
2014 | Tesis | S2 Mekanisasi/Teknik PertanianBioreaktor tanaman merupakan salah satu solusi untuk mengatasi keterbatasan produksi padi yang diaplikasikan pada metode SRI. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui interaksi ekosistem tanaman-bioreaktor sebagai pengendali proses pertumbuhan dalam skala yang lebih kecil, membangun model laju pertumbuhan tanaman, laju serapan pupuk dan laju penguapan air. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok pola factorial dengan menerapkan 3 metode aplikasi irigasi yaitu tergenang, kapasitas lapang, dan intermittent sebagai faktor pertama, lima variasi komposisi pupuk yaitu 100%, 75%, 50%, 25%, dan 0% kompos sebagai faktor kedua, dan 5 ulangan yang dibagi dalam 5 blok penelitian. Variabel yang diukur ada 4 yaitu variabel tanaman, variabel iklim, variabel tanah, dan variabel panen.Model yang dibangun mengacu pada parameter tinggi tanaman, jumlah anakan, dan serapan pupuk karena berpengaruh dominan terhadap hasil produksi tanaman padi. Hasil prediksi laju pertumbuhan tinggi tanaman berdasarkan fungsi monomolekular yang paling baik diperoleh pada perlakuan intermitten.Hasil yang serupa juga ditunjukkan oleh laju pertumbuhan jumlah anakan menggunakan fungsi polynomial kuadratik. Laju serapan pupuk, (diprediksi berdasarkan persamaan Monod), laju penguapan (diprediksi dengan neraca massa), dan perkembangan mikroba secara bersama-sama signifikan pengaruhnya terhadap laju pertumbuhan tinggi tanaman. Hasil produksi padi tertinggi diperoleh pada perlakuan intermitten dengan rata-rata jumlah anakan yang lebih tinggi. Adanya penambahan pupuk sintetis atau NPK pada semua perlakuan rata-rata menurunkan jumlah mikroba dalam tanah walaupun masih mampu memberikan hasil produksi padi 3-4 ton/Ha Kata kunci : bioreaktor tanah, SRI, model pertumbuhan, mikroba, serapan pupuk
Bioreactor is one of the solutions to solved the limitations of rice production which applied on SRI method . This research was aims to determine the interaction of the ecosystem plant-bioreactor as a growth process controllers in a smaller scale , to build the plant growth rate model , rate of fertilizer uptake model, and rate of evaporation model. This research used a factorial randomized complete block design which applying 3 application irrigation there are flooding, ield capacity, and intermittent irrigation method as the first factor , five variations composition of fertilizer there are 100%, 75%, 50%, 25%, and 0% compost as the second factor , and 5 replicates were divided into 5 blocks. There are 4 variables measured, those all plant growth, climate, soil, and harvest. The model was built refers to the parameters of plant height , number of tillers , and fertilizer uptake as the dominant influence on rice yield . The results of plant height growth rate prediction based on the monomolecular equation most well was obtained on intermittent. Similar result was also shown by the number of tillers using a polynomial quadratic equation . The rate of fertilizer uptake (predicted by Monod equation) , rate of evaporation (predicted by mass balance) , and microbial growth are together significant influence to plant height growth rate . The highest rice yield was obtained on intermittent treatment with an average higher number of tillers . The addition of synthetic fertilizers or NPK on all treatments were decreased the number of microbes in soil , although still able to provide rice yield 3-4 tons/ha. Keywords : soil bioreactor, SRI , growth model, microbe, fertilizer uptake
Kata Kunci : bioreaktor tanah, SRI, model pertumbuhan, mikroba, serapan pupuk