HUBUNGAN PERLAKUAN DELTAMETRIN PADA AIR MINUM BERBAGAI KONSENTRASI TERHADAP KANDUNGAN RESIDU DELTAMETRIN PADA DARAH, HATI, DAN DAGING AYAM BROILER
CAHYA PURNAMASARI, drh. R. Gagak Donny Satria, M.P., M.Pd.
2014 | Skripsi | KEDOKTERAN HEWANPestisida merupakan materi yang penting dalam bidang pertanian maupun peternakan terutama dalam pembasmian serangga. Penggunaan pestisida ini yang tidak prosedural dapat mengakibatkan permasalahan misalnya residu pada produk pangan asal pertanian/peternakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan perlakuan deltametrin pada air minum berbagai konsentrasi terhadap kandungan residu deltametrin pada darah, hati, dan daging ayam broiler. Hewan coba yang digunakan sembilan ekor ayam broiler yang dibagi menjadi tiga kelompok. Kelompok 1 adalah kelompok kontrol, Kelompok 2 adalah kelompok dengan pemberian deltametrin dengan konsentrasi 5 mg/L air minum, dan Kelompok 3 adalah kelompok yang diberikan deltametrin 10 mg/L dalam air minum. Ayam dipelihara di kandang Unit Pendidikan dan Pelatihan Kesehatan Hewan (UP2KH) selama 35 hari dan setelah panen dilakukan pemeriksaan residu pada darah, hati, dan daging. Analisis residu deltametrin dilaksanakan oleh Laboratorium Farmakologi FKH UGM. Analisis data hasil korelasi menunjukkan adanya hubungan linear yang signifikan antara perlakuan berbagai konsentrasi deltametrin pada air minum dengan terdapatnya residu pada daging (r>0,9 ; p<0,05). Hubungan yang linear dan signifikan juga muncul antara rerata kadar residu pada hati dengan kadar residu pada daging (r>0,9 ; p<0,05). Analisis statistik penelitian menggunakan statistik one way anova yang dilanjutkan uji Tukey HSD menunjukkan perbedaan yang signifikan antara residu deltametrin pada sampel hati antara Kelompok 1 (kontrol) dan Kelompok 3 (p<0,05).
Pesticide is an important material in agriculture or livestock sector, especially in eradicating insects. Non procedural pesticide usage can lead to issues such as the presence of residue in agriculture/livestock products. This study aimed to determine the effect of various concentrations of deltametrin treatment in drinking water on the residue content in the blood, liver, and meat of broilers. Nine broilers were divided into three groups. Group 1 was the control, Group 2 was group given deltametrin 5 mg/L in drinking water, and Group 3 was group given deltametrin 10 mg/L in drinking water. Broilers were kept in Education and Training Unit of Animal Health (UP2KH) cage for 35 days and residue inspection in blood, liver, and meat was conducted after the harvest. Deltametrin residue analysis was performed at the Laboratory of Pharmacology of FKH UGM. Analysis of correlation showed that there was a significant linear relationship between various deltametrin concentration and residue concentration in meat (r>0,9; p<0,05). Linear and significant relationship was also shown between the average residue in liver and in meat (r>0,9; p<0,05). One Way Anova statistical analysis and continued with Tukey HSD test showed a significant difference of deltametrin residue in liver samples between Group 1 (control) and Group 3 (p<0,05).
Kata Kunci : pestisida, deltametrin, residu, broiler