PENGARUH VARIASI FLOW INTERACTION DEVICE PADA AUTOMOTIVE RADIATOR FAN TERHADAP NOISE REDUCTION
GUSTI PRYANDARU, Dr. Rachmat Sriwijaya.
2014 | Skripsi | TEKNIK MESINKebisingan pada mobil diantaranya ditimbulkan oleh automotive radiator fan. Reduksi kebisingan melalui desain ulang blade ataupun motor penggerak sudah banyak dilakukan. Pada penelitian ini digunakan flow interaction device yang dimaksudkan untuk menyeragamkan aliran udara disekitar kipas untuk mengurangi tingkat kebisingan kipas. Penelitian dilakukan menggunakan kipas radiator Fujicool FCF 512, dengan voltase 12 V, dan daya 80 watt. Pengujian kebisingan yang dilakukan menggunakan sound level meter dengan satuan kebisingan berupa dBA dan dilakukan di ruangan anechoic menggunakan metode pengujian 8-point microphone array. Untuk flow interaction device digunakan variasi letak, bahan, dan jarak atau besar sisi persegi flow interaction device. Variasi letak flow interaction device ada tiga, di belakang kipas, di depan kipas, serta di depan dan belakang kipas. Sedangkan variasi jarak, digunakan 3 cm, 2 cm, dan 1 cm untuk masing-masing penyusun bahan flow interaction device. Bahan yang digunakan pada penelitian kali ini adalah sponati, triplek MDF, dan polyfoam. Dari penelitian yang dilakukan diketahui bahwa flow interaction device memiliki pengaruh untuk mereduksi kebisingan kipas radiator ataupun kipas aksial lainnya. Dari ketiga bahan tersebut reduksi paling besar adalah sponati, diikuti oleh polyfoam lalu triplek MDF. Sedangkan untuk jarak flow interaction device, 1 cm mereduksi terbesar, semakin besar jaraknya semakin kecil reduksinya. Serta letak flow interaction device yang terbaik adalah di depan dan belakang kipas, setelah itu di bagian depan kipas. Dari ketiga variasi yang paling baik tersebut, dihasilkan reduksi kebisingan sebesar 4,4 dBA dari sound pressure level kipas tersebut tanpa variasi yaitu sebesar 61,1 dBA.
-
Kata Kunci : kipas radiator, sound pressure level, flow interaction device, kebisingan, axial fan