Laporkan Masalah

SEGMENTASI CITRA NATURAL BERDASARKAN INFORMASI DEPTH DAN INFORMASI WARNA

JANS HENDRY, Dr. Indah Soesanti, S.T., M.T.

2014 | Tesis | S2 Teknik Elektro

Segmentasi menggunakan citra RGB dan informasi depth telah dilakukan dalam penelitian ini. Segmentasi dilakukan dengan menggunakan tri-map yang dihasilkan secara otomatis melalui faktor kekaburan (fuzziness) pada tiap – tiap piksel pada batas terluar daerah latardepan hasil segmentasi menggunakan region growing pada informasi depth. Segmentasi dilakukan menggunakan dua metode yakni closed form matting dan learning based matting. Metode matting yang pertama digunakan untuk menghasilkan matte yang akan digunakan sebagai trimap lanjutan untuk metode yang kedua. Metode yang kedua diperuntukkan sebagai perbaikan segmentasi. Pemilihan metode pertama karena didasarka pada scribble, bukan tri-map seperti yang biasa digunakan sehingga kelebihannya ini dicoba untuk dimanfaatkan agar bisa menerima tri-map yang dibuat secara otomatis dengan kemungkinan bahwa tri-map tersebut belum memberikan pemisahan daerah – daerah di dalamnya dengan bagus. Metode kedua dipilih karena bisa didasarkan pada tri-map dan scribble serta waktu proses yang cepat karena operasi matematis di dalamnya yang sederhana. Skema segmentasi yang ditawarkan ditujukan sebagai alternatif segmentasi pada video matting dalam aplikasi multimedia seperti perfilman, penyiaran dan lain – lain. Hingga saat ini teknologi yang masih dipakai adalah blue screen matting atau chroma keying. Sementara metode dalam penelitian ini disebut dengan depth keying. Kata kunci – Informasi warna, Segmentasi, Informasi depth, Metode depth keying, Metode chroma keying

Segmentation using RGB and depth information has been done in this study. Segmentation is done by using a tri-map which is generated automatically by the fuzziness factor on each pixel on the outer boundary of foreground region segmented using region growing upon depth information. Segmentation is accomplished using two methods namely the closed form matting and learningbased matting. Matting method is first used to produce a matte that will be used as a tri-map advanced to the second method. The second method is intended as an improvement to segmentation. The selection of the first method is based on scribble, not a tri-map as they are used so that the excess is attempted to be used to receive a tri-map that is created automatically with the possibility that the trimap cannot give good separation area. The second method is chosen because it can be based on a tri-map and scribble also consume short time since the mathematical operation in it is simple. Segmentation scheme is intended to offer an alternative segmentation in video matting in multimedia applications such as film, broadcasting, and others. Until now, blue screen technology or chroma keying is still popular. Meanwhile, the method in this study is called the depth keying. Keywords: Color information, Segmentation, Depth information, Depth keying method, Chroma keying method

Kata Kunci : Informasi warna, Segmentasi, Informasi depth, Metode depth keying, Metode chroma keying


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.