Laporkan Masalah

VARIASI FISIK KIMIA HABITAT PADA BERBAGAI TAHUN TANAM DAN PENGARUHNYA TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN REHABILITASI MANGROVE PANTAI UTARA PEMALANG

MOHAMAD KHOMARUDIN, Dr. Erny Poedjirahajoe, M.P.

2014 | Skripsi | KEHUTANAN

Rehabilitasi Mangrove di Pantai Utara kabupaten Pemalang telah berhasil tumbuh dengan baik dan membentuk asosiasi. Adanya variasi tempat tumbuh atau lebih dikenal dengan zonasi telah memberikan pengaruh berupa perbedaan habitat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan fisik kimia habitat pada berbagai tahun tanam setiap zonasi, pertumbuhan tanaman rehabilitasi mangrove pada berbagai tahun tanam setiap zonasi, dan pengaruh fisik kimia habitat terhadap pertumbuhan tanaman rehabilitasi. Penelitian dilakukan pada tahun tanam 2001, 2002, 2003, 2004, dan 2011. Luas seluruh kawasan sekitar 19 ha. Tiap tahun tanam dibagi menjadi tiga zonasi. pengambilan sampel dilakukan dalam tiap zonasi dengan jarak antar petak ukur 50 m, Ukuran petak ukur 5x5 m2. Jumlah seluruh PU 75. Variabel yang diukur untuk parameter fisik kimia habitat berupa suhu, pH, ketebalan lumpur, salinitas, DO, C-Organik. Untuk parameter pertumbuhan mencakup variabel kerapatan, diameter, tinggi pohon, tinggi akar, dan jumlah akar. Analisis varian faktorial kondisi fisik kimia habitat menunjukan bahwa variabel suhu, pH, C-Organik berbeda nyata pada berbagai tahun tanam dan zonasi dengan taraf keyakinan 95%. Ketebalan lumpur, salinitas, dan DO berbeda nyata pada berbagai tahun tanam, dan tidak berbeda nyata pada zonasi. Rhizophora mucronata memiliki kerapatan tertinggi sebesar 1840 n/ha, Rhizophora apiculata memiliki diameter terendah sebesar 4,75 cm, Avicennia alba memiliki diameter tertinggi sebesar 6,56 cm, dan Avicennia marina memiliki tinggi pohon terendah sebesar 7,79 m. Analisis regresi berganda dengan metode Backward untuk spesies R. mucronata variabel diameter faktor yang berpengaruh adalah pH, salinitas, C-Organik dengan nilai r (koefisien korelasi) sebesar 0,73. Variabel tinggi akar dipengaruhi oleh pH, dan C-Organik dengan nilai r sebesar 0,76, sedangkan jumlah akar dipengaruhi oleh salinitas dan C-Organik dengan nilai r sebesar 0,70. Untuk spesies R. apiculata variabel tinggi akar dipengaruhi oleh salinitas dengan nilai r sebesar 0,63. Untuk spesies A. alba variabel diameter dipengaruhi oleh pH dengan r sebesar 0,80. Variabel jumlah akar dipengaruhi oleh pH, salinitas, dan DO dengan nilai r sebesar 0,92. Untuk spesies A. marina Variabel diameter, tinggi pohon, dan jumlah akar dipengaruhi oleh pH, dengan nilai r berturut-turut 0,62, 0,51, dan 0,63.

Mangrove rehabilitation action along the North Pemalang Shore have grown successfully and made association. Variation of growth direction have made different of habitat characteristic. It familiar with zonation. The aims of this study were to know difference of character physic and chemical habitat in several plantation periods every zonation, growth of mangrove rehabilitation in several plantation periods every zonation, and effect of physic and chemical habitat on the mangrove rehabilitation growth. Total of planting area were 19 ha. There were 2001, 2002, 2003, 2004, 2011. Every plantation periods divided into three zone. Technique sampling in every zonation with plot quadrant 5x5 m2 and distance each sampling 50 m, and numbers of plot were 75. Variable of physic and chemical habitat such : temperature, pH, mud thickness, salinity, DO (Dissolved Oxygen), C-Organic, and variable of growth such : trees density, diameter, tree height, height of root, and numbers of root. Result of this study based on ANOVA with factorial design for character of habitat show that temperatur, pH, C-Organic significant different in time planting and zonation with confidence level 95%. Mud thickness, salinity, DO significant different in plantation periods, but not significant in zonation. The density of Rhizophora mucronata was 1840 n/ha. It was the highest mean of density. The diameter of Rhizophora apiculata was 4,75 cm. It was the lowest mean of diameter. Diameter of Avicennia alba was 6,56 cm. It was the highest mean of diameter, and tree height of Avicennia marina was 7,79 m. It was the highest mean of tree height variable on that plantation area. Multiple regression analyze with backward method for R. mucronata show that variable of diameter effected by pH, salinity, and C-Organik with r (Coeficien of Correlation) 0,73, while variable of root height effected by pH, and C-Organic with correlation 0,76 ,and numbers of root effected by salinity and C-Organik with correlation 0,70. Variable of root height species of R. apiculata effected by salinity with correlation 0,63. Variable diameter species of A. alba effected by pH with correlation 0,80. Root height effected by pH, salinity, and DO with correlation 0,92. And variable of diameter, tree height, and numbers of root species of A. marina effected by pH, with correlation 0,62, 0,51, and 0,63.

Kata Kunci : Fisik Kimia Habitat, Pertumbuhan Mangrove, Tahun tanam


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.