PERBEDAAN EFEKTIVITAS TOPIKAL GEL ASAM HIALURONAT DAN GEL METRONIDAZOL TERHADAP PENYEMBUHAN JARINGAN PERIODONTAL SETELAH KURETASE PADA PERIODONTITIS KRONIS
Rudy Wijayanto, Dr. drg. Dahlia Herawati, SU., Sp. Perio (K)
2014 | Tesis | S2 PeriodonsiaPeriodontitis adalah peradangan pada jaringan pendukung gigi yang disebabkan oleh bakteri plak, dan mengakibatkan kerusakan ligamen periodontal dantulang alveolar. Kuretase merupakan salah satu prosedur dalam terapi periodontitis. Asamhialuronat mempunyai sifat bakteriostatik ,antiinflamasi, meningkatkan proliferasi, metabolisme dan migrasi sel, sehingga mempercepat penyembuhan jaringan. Metronidazolefektifuntuk bakteri anareob sub gingiva yang berperan terhadap terjadinya periodontitis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan efektivitas topikalgel asam hialuronat dan gel metronidazol terhadap penyembuhan jaringan periodontal setelah kuretase pada periodontitis kronis. Subjek penelitian adalah penderita periodontitis kronis dengan kedalaman poket periodontal 4-6 mm. Penelitian dibagi 2 kelompok yaitu topikalgel asam hialuronatdangel metronidazol , tiap kelompok dengan 15 poket periodontal. Pengambilan data PD,CAL, dan BOPpadahari ke-0 dan ke-21. Kuretase dan aplikasitopikal gel asam hialuronat dangel metronidazol sesuai dengan kelompok perlakuan dilakukan pada hari ke-0. Data PDdan CALdianalisisdenganuji Mann Whitney sedangkan data BOPdiuji denganChi Square. Hasil penelitian menunjukkan rerata penurunan PDkelompok gel asam hialuronat lebih besar dibanding kelompok gel metronidazol(1,27:0,75). Rerata penurunan CAL kelompok gel asam hialuronat lebih besar dibanding kelompok gel metronidazol(1,06:0,67). Hilangnya BOPkelompok asam hialuronatgel lebih besar dibanding kelompok gel metronidazol (14:12). Uji statistik menunjukkan hasil p<0,05, yang berarti terdapat perbedaan bermakna dalam penurunan PD, penurunan CAL dan hilangnya BOP. Kesimpulan penelitian ini adalah topikalgel asamhialuronatlebih efektif dalam penyembuhan jaringan periodontaldibandinggel metronidazol setelah kuretase padaperiodontitis kronis.
Periodontitis is an inflammation on the supporting tissues of the teeth caused by plaque bacteria, and cause damage to the periodontal ligament and alveolar bone. Curettage is a procedure in the treatment of periodontitis. Hyaluronic acid has bacteriostatic effect, anti-inflammatory, increases proliferation, metabolism,and cell migration, thereby accelerating tissue healing. Metronidazole effective for an areob sub-gingival bacteria that contribute to periodontitis. This study aimed to determi ne differences in the effectiveness of topical hyaluronic acid gel and metronidazole gel on periodontal tissue healing after curettage in chronic periodontitis. Subjects were patients with chronic periodontitis with 4-6 mm periodontal pocket depth. Study divided into 2 groups: topical hyaluronic acid gel and metronidazole gel, each group with 15 periodontal pockets. Retrieval data PD, CAL and BOP on days 0 and 21 st . Curettage and topical application of hyaluronic acid gel and metronidazole gel according to treatment group performed on day 0. Data PD and CAL were analyzed by Mann Whitney test and BOP was tested by Chi Square. The results showed a mean reduction PD in hyaluronic acid gel group larger than metronidazole gel group (1,27:0,75). The mean reduction CAL in hyaluronic acid gel group larger than metronidazole gel group (1,06:0,67). Loss of BOPhialuronat acid gel group larger than metronidazole gel group (14:12). Statistical tests in both treatment groups showed the results of p < 0.05, which means there is a significant difference in the reduction in PD , CAL and loss of BOP. The conclusion of this study is topical hyaluronic acid gel is more effective in the healing of periodontal tissues than metronidazole gel after curett age in chronic periodontitis.
Kata Kunci : Periodontitis kronis, kuretase, gel asamhialuronat, gel metronidazol, penyembuhan jaringan periodontal..