EFEK ANTIHIPERTENSI EKSTRAK ETANOL TANAMAN Eupatorium riparium Reg. PADA TIKUS SPRAGUE-DAWLEY BETINA
PUTU DIAN MARANI KURNIANTA, Dra. Nurlaila, M.Si., Apt
2014 | Skripsi | FARMASIUntuk mengembangkan obat tradisional dari tumbuhan yang ada di Indonesia, dilakukan penelitian terhadap Eupatorium riparium Reg.. Senyawa MRC-A ditemukan terkandung dalam ekstrak air maupun fraksi larut metanol ekstrak wasbensin tanaman E. riparium. Senyawa tersebut telah diuji memiliki efek diuretik dan antihipertensi. Dengan pertimbangan polaritas, diteliti efek antihipertensi ekstrak etanol tanaman E. riparium pada tikus Sprague-Dawley betina. Uji efek antihipertensi dilakukan dengan metode Noninvasive Blood Pressure menggunakan alat Noninvasive Blood Pressure System dari CODA®. Terdapat enam kelompok yang masing-masing terdiri dari 5 ekor tikus SD betina yaitu kontrol dengan CMC-Na 0,5%, kontrol hipertensi diinduksi fenilefrin, pembanding dengan furosemida, dan tiga kelompok dosis ekstrak etanol E. riparium (100, 200, dan 400 mg/kg BB). Tekanan darah setiap kelompok diukur dan AUC tekanan darah dihitung. Hasil tersebut dibandingkan secara statistik dengan ANAVA taraf kepercayaan 95% pada seluruh kelompok, kecuali pembanding furosemida. Hasil uji efek antihipertensi ekstrak etanol E. riparium menunjukkan bahwa ekstrak etanol E. riparium dapat menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik tikus SD betina. Aktivitas penurunan tekanan darah oleh ekstrak etanol E. riparium dapat dikatakan menyerupai furosemida ditunjukkan oleh kemiripan pola tekanan darah dan nilai persentase penurunan tekanan darah yang terjadi. Dosis ekstrak etanol E. riparium yang paling berpotensi memberikan efek penurunan tekanan darah adalah 400 mg/kg BB.
-
Kata Kunci : ekstrak etanol E. riparium, antihipertensi, Noninvasive Blood Pressure