Laporkan Masalah

EVALUASI PENGGUNAAN ANTIHIPERTENSI PADA PASIEN NEFROPATI DIABETIK INSTALASI RAWAT INAP RS BETHESDA YOGYAKARTA PERIODE JANUARI-DESEMBER 2012

PANDE KOMANG SRI YULIANI, Septimawanto Dwi Prasetyo, M.Si., Apt.

2014 | Skripsi | FARMASI

Nefropati diabetik merupakan salah satu penyebab utama terjadinya gagal ginjal tahap akhir. Secara umum, obat-obatan antihipertensi seperti Angiotensin Converting Enzyme Inhibitor (ACEI) dan Angiotensin Receptor Blocker (ARB) digunakan pada penderita nefropati diabetik. Tujuan penelitian ini adalah untuk melakukan evaluasi rasionalitas terapi antihipertensi pada penderita nefropati diabetik di instalasi rawat inap Rumah Sakit Bethesda Yogyakarta tahun 2012. Penelitian yang dilakukan berupa penelitian deskriptif non eksperimental dan pengambilan data dilakukan secara retrospektif terhadap 37 berkas catatan medik pasien nefropati diabetik yang menggunakan antihipertensi dan dirawat lebih atau sama dengan 3 hari. Analisis data dilakukan secara kuantitatif terhadap ketepatan indikasi, obat, pasien, dan dosis berdasarkan standar Perkumpulan Endokrinologi Indonesia (PERKENI) tahun 2011 sebagai acuan utama dan National Kidney Foundation-Kidney/Dialysis Outcomes Quality Initiative (NKF-K/DOQI) tahun 2004 sebagai acuan pelengkap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 50% pasien nefropati diabetik berjenis kelamin laki-laki dan 50% berjenis kelamin perempuan dengan pasien terbanyak pada kelompok umur 45-64 tahun (73%). Penyakit penyerta terbanyak adalah Gagal Ginjal Kronis (GGK) (35,14%), 81% kasus merupakan pasien nefropati diabetik dengan unspecified Diabetes Mellitus dan pada 89,19% kasus terjadi hipertensi bila dilihat dari data tekanan darah saat masuk rumah sakit. Pola penggunaan antihipertensi terbanyak adalah pola penggantian (59,46%), baik penggantian dari pola kombinasi ke tunggal maupun tunggal ke kombinasi dan golongan antihipertensi yang paling banyak digunakan adalah diuretik (78,38%). Evaluasi penggunaan antihipertensi menunjukkan bahwa 100% kasus termasuk tepat indikasi; 72,97% kasus termasuk tepat obat; 96,30% kasus termasuk tepat pasien dan 75% kasus termasuk tepat dosis.

-

Kata Kunci : nefropati diabetik, evaluasi, antihipertensi, Rumah Sakit Bethesda


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.