KAJIAN STABILISASI TANAH LEMPUNG MENGGUNAKAN PASIR DAN KAPUR SEBAGAI SUBGRADE PADA RUAS JALAN ENAROTALI MADI KABUPATEN PANIAI PROVINSI PAPUA
Derek Yeimo, Ir. Agus Darmawan Adi, M.Sc., Ph.D
2014 | Tesis | S2 Teknik SipilSepanjang jalan Enarotali-Madi Paniai mengalami kerusakan jalan yang cukup parah. Pihak Bina Marga sering melakukan perbaikan pada lapis perkerasan kontruksi jalan tersebut tetapi usaha yang dilakukan belum dapat mengatasi kerusakan jalan tersebut. Kerusakan jalan diduga akibat tanah dasar (subgrade) tidak mampu mendukung beban kendaraan di atasnya. Tanah dasar daerah ruas Jalan Enarotali Madi merupakan jenis tanah yang bergradasi halus sampai sedang dengan jenis tanah lempung berkohesif plastisitas tinggi, mengalami kembang susut, bergelombang, retak-retak, pecah yang sangat besar bila terjadi perubahan kadar air. Tujuan dilakukan stabilisasi tanah lempung untuk meningkatkan kemampuan fisis dan mekanis tanah asli terhadap nilai CBR dan nilai kuat tekan bebas tanah, untuk mengetahuikomposisi terbaik antarapasir, kapur dan tanah lempung sebagai bahan stabilisasi, menaikan kekuatan daya dukung tanah lempung yang di stabilisasi dengan pasir dan kapur sebagai bahan stabilisasi tanah dasar (subgrade)pada pemeliharaan dan pembangunan jalan. Lokasi penelitian pada Jalan rayaEnarotali-Madi-Kabupaten-PaniaiProvinsi Papua. Stabilisasi menggunakan pasir dan kapur yang melalui proses pemeraman selama 7 hari. Untuk mendapatkan hasil dari nilai CBR dan kuat tekan bebas. Menurut klasifikasi (USCS) menggambarkan bahwa tanah lanau atau lempung tak berorganik termasuk kedalam CL dan ML, sedangkan menurut klasifikasi (AASHTO) termasuk dalam kelompok A-7-6, merupakan tanah lempung sedang sampai buruk, sehingga kurang baik bila digunakan sebagai fondasi jalan. Kepadatan tanah dengan penambahan pasir dan kapur dapat menurunkan nilai berat volume kering maksimum (MDD), dan dapat menaikkan kadar air optimum (OMC). Nilai CBR maksimum terjadi pada kadar pasir 10% dan kapur 8% dengan masa pemeraman 7 hari. Hasil uji tekan bebas dengan masa pemeraman 7 hari pada saat runtuh, meningkat dari 4,01 kg/cm2 menjadi 10,17 kg/cm2 terjadi pada kadar pasir 10% dan kapur 8%
Enarotali – Madi highway at Paniai regency has severe road damage. The Office of Highway Construction (Bina Marga) often conducted improvements to the construction of the road pavement layers. Nevertheless, the effort has not been able to solve the road damage. Road damage is assumed caused by the subgrades that are not capable of supporting the weight of vehicles passing on it. The subgrade of Enarotali – Madi road has fine grade soil tomoderate type with high plasticity cohesive clay which expand and shrink, undulating, cracked, fractured very large when there is a change in water content. The purpose of the clay stabilization is to improve native soil physical and mechanical capabilities to the CBR value and unconfined soil compressive strength value, to determine the best composition of sand, limestone and clay as a stabilizing agent, increase the load carrying capacity of clay stabilized with sand and lime as a stabilization material for subgrade on the maintenance and construction of roads. The research location was on Enarotali - Madi highway at Paniai Regency of Papua Province. Stabilization agent using lime and sand through the 7-days curing process to obtain result of CBR value and unconfined soil compressive strength value. According to the classification of USCS, the anorganic silt or clay is not included into CL and ML. Meanwhile, according to the classification of AASHTO, it is included in the A-7-6 group, a moderate-to- poor clay soil, and then it is not good to be used as the road foundation. The soil density with the addition of sand and limestone can reduce the maximum dry density (MDD) value, and may increase optimum moisture content (OMC). The maximum CBR value occurs in 10% sand and 8 % limestone content with a 7-days curing period. Test results of unconfined soil compressivestrength with a 7-days curing period of rupture has increase from 4.01 kg/cm2 to 10.17 kg/cm2 at 10% sand and 8 % limestone content.
Kata Kunci : tanah lempung, pasir, kapur, Proctor, CBR dan kuat tekan bebas