PENGARUH PENAMBAHAN BAHAN ORGANIK TERHADAP SIFAT TANAH DAN PERTUMBUHAN SEMAI BUNGUR (Lagerstroemia speciosa (L.)Pers) DAN KELANUR (Albizia procera (Roxb.)Benth) PADA BERBAGAI UMUR DAN KEDALAMAN STOCKPILE TANAH (Studi Kasus di PT Newmont Nusa Tenggara)
Mara Maswahenu, Dr. Erny Poedjirahajoe, MP.
2014 | Tesis | S2 Ilmu KehutananReklamasi lahan tambang adalah kegiatan untuk menata, memulihkan dan memperbaiki kualitas lingkungan dan ekosistem agar dapat berfungsi kembali sesuai peruntukannya. Material tanah dalam kegiatan reklamasi berfungsi sebagai media tumbuh tanaman dan sebagai pelapis batuan penghasil asir asam tambang. Dalam praktek pertambangan umumnya, kegiatan penyimpanan tanah (soil stockpiling) yang berisiko memengaruhi sifat fisik, kimia dan biologi tanah tidak dapat dihindari. Hasil penelitian ini diharapkan dapat membantu PT Newmont Nusa Tenggara dalam merencanakan teknik remediasi yang tepat saat menggunakan kembali tanah dari stock stockpile untuk kegiatan reklamasi. Penelitian dilakukan pada skala persemaian di PT Newmont Nusa Tenggara dengan menggunakan contoh tanah soil stockpile Tongoloka 390 yang telah dibor sampai kedalaman 50 meter dan umur penyimpanan lebih dari 1 tahun dengan variabel bebas yang diukur yakni tinggi sifat kimia tanah, laju respirasi tanah, jumlah bakteri dan jamur tanah, biomassa dan tinggi tanaman dengan 2 jenis tanaman yang diuji yaitu Bungur (Lagerstroemia speciosa) dan Kelanur (Albizia procera). Data dianalisis secara deskriptif dan kuantitatif dengan model ANOVA (Analysis of Variance) dan uji lanjut menggunakan DMRT (Duncan Multiple Range Test) Hasil penelitian menunjukkan Faktor kedalaman dan umur penimbunan tanah yang disimpan di soil stockpile tidak berpengaruh terhadap laju respirasi, populasi bakteri dan jamur tanah, namun berpengaruh nyata meningkatkan biomassa semai Bungur dan Kelanur. Untuk variabel tinggi semai, faktor kedalaman dan umur penimbunan hanya berpengaruh nyata meningkatkan tinggi semai pada Bungur. Penambahan bahan organik kompos sebagai amelioran tanah memberikan pengaruh nyata meningkatkan laju respirasi tanah; jumlah bakteri dan jamur tanah, biomassa dan tinggi tanaman baik pada semai Kelanur (Albizzia procera) dan Bungur (Lagerstroemia speciosa). Sebaliknya penambahan humat tidak berpengaruh terhadap variabel bebas yang diuji. Kata kunci: Reklamasi lahan tambang, soil stockpile, amelioran tanah, keharaan tanah, pertumbuhan tanama
Mine Reclamation is activity conducted to manage, recover and improve environmental and ecosystem quality so that it can be functional and useful in accordance with its post land use. Soil Material in reclamation process serves as a plant growing media and and as a covering material in the process of encapsulation of acid rock as one of mine acid water management methods. In general mining practices, soil storage activities (soil stockpiling) that may affect t physical, chemical and biological soil properties can not be avoided. The results of this study are expected to help the PT Newmont Nusa Tenggara in developing appropriate soil remediation techniques when using soil from stockpile for reclamation activities. The study was conducted on a nursery scale at PT Newmont Nusa Tenggara using samples from Tongoloka 390 soil stockpile that have been drilled to a depth of 50 meters and a storage life of more than 12 year old. Independent variables measured included soil nutrient properties, soil respiration rate, population of soil bacteria and fungi, plant biomass and plant height with 2 types of plant tested namely Bungur (Lagerstroemia speciosa) and Kelanur (Albizia procera). Data were analyzed descriptively and quantitatively with ANOVA (Analysis of Variance) and DMRT (Duncan's Multiple Range Test). The results showed the depth and aged of soil stored in soil stockpile has no effect on the rate of respiration, soil bacteria and fungi populations, but has significant effect to increase plant biomass of Bungur and Kelanur. On plant height variable, depth and aged of soil stored increased plant height only on Bungur. The addition of organic matter compost as soil amelioran significantly improved soil respiration rate; number of soil bacteria and fungi, plant biomass and height both on Kelanur (Albizzia procera) and Kelanur (Lagerstroemia speciosa). Conversely the addition of humic no effect on the independent variables tested. Keywords: Mine Reclamation, soil stockpile, soil ameliorant, soil nutrient, plant growth
Kata Kunci : Reklamasi lahan tambang, soil stockpile, amelioran tanah, keharaan tanah, pertumbuhan tanama