KESIAPAN PERPUSTAKAAN DALAM MENERAPKAN TEKNOLOGI INFORMASI
Andi Asari, Prof. Dr. Ir. Achmad Djunaedi, MUP.
2014 | Tesis | S2 Kajian Budaya dan MediaLembaga perpustakaan di era modern seperti sekarang ini sudah tidak bisa lari dari teknologi informasi, apapun alasannya perpustakaan sangat membutuhkan bahkan tidak bisa dipisahkan dari teknologi informasi. Supaya perpustakaan bisa menerapkan teknologi informasi dan komunikasi dengan tepat maka dibutuhkan kesiapan, untuk menilai kesiapan perpustakaan dalam mengimplementasikan teknologi informasi maka perlu diukur tingkat kesiapannya dengan metode ereadiness, untuk mengetahui tingkat kesiapan perpustakaan dalam menerapkan teknologi informasi secara keseluruhan dari semua aspek. Penelitian ini membahas tentang kesiapan perpustakaan dalam menerapkan teknologi informasi, dengan menggunakan model CID Harvard yang telah dimodifikasi oleh Mutula dan Brakel untuk mengukur ereadiness pada suatu perusahaan yang berkaitan dengan akses informasi. Tools yang digunakan dalam penelitian ini berasal dari CID yang telah dikembangkan oleh Mutula dan Brakel, dan yang diadopsi pada penelitian ini adalah model Mutula dan Brakel yang terdiri dari lima (5) segmen kesiapan yang terbagi menjadi 112 komponen penilaian. Dan Kemudian komponen tersebut disesuaikan dengan kondisi perpustakaan sehingga dari 112 komponen menjadi 83 komponen yang sesuai dengan keadaan perpustakaan. Selanjutnya hasil yang di dapatkan pada penelitian ini adalah kesiapan lembaga BPAD DIY adalah siap untuk menerapkan teknologi informasi. Dan untuk meningkatkan ketingkat sangat siap maka dibuthkan perbaikan pada semua segmen, hususnya pada segmen ICT Readiness yang berada pada tingkat cukup siap yang termasuk tingkat terendah. Kata kunci : ereadiness, perpustakaan, teknologi informasi, CID, Mutula dan Brakel
Institutions such as libraries in the modern are not being able to run away from information technology, whatever the reason the library is in desperate need not even be separated from information technology. So that the library can apply information and communication technology with the necessary readiness appropriate, to assess the readiness of libraries in implementing the necessary information technology readiness level measured by the method ereadiness and to measure the level of readiness of libraries in applying information technology in its entirety from all aspects. This study discusses about the readiness of libraries in applying information technology, Harvard CID using a model that has been modified by Mutula and Brakel to measure ereadiness to a related company information. Tools used in this study comes from the CID which has been developed by Mutula and Brakel, and which was adopted in this study is a model Mutula and Brakel consisting of five ( 5 ) segments readiness assessment is divided into 112 parts. And then the component is adjusted to the library so that from 112 to 83 component parts according to the state library. Then the results obtained in this study is the readiness of the institution DIY BPAD is ready to implement information technology. And to increase to a level very ready then improvements in all segments, the segments ICT Readiness which is at a level sufficiently prepared which included the lowest level. Keywords :ereadiness, library, information technology, CID, Mutula and Brakel
Kata Kunci : ereadiness, perpustakaan, teknologi informasi, CID, Mutula dan Brakel