Laporkan Masalah

PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (SMK3) PADA PT. PERKAPALAN DI PROVINSI SULAWESI TENGGARA

Laode Peli, SKM, Prof. Dr. dr. Adi Heru Sutomo, M.Sc.,D.Comm.Nutr.DLSHTM.PKK

2014 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Kerja

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja di perusahaan perkapalan PT. Indonesia Ferry Bajoe - Kolaka di Provinsi Sulawesi Tenggara. Penelitian dilakukan untuk mengetahui kebijakan Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Sarana dan prasarana (peralatan Keselamatan dan Kesehatan Kerja) dalam pelaksanaan Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja, kualitas dan kuantitas karyawan, prosedur perawatan kapal dan prosedur penanggulangan kedaruratan di kapal. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan metode wawancara dan observasi pada Divisi Sumber Daya Manusia, Pengendalian Dokumen, Crew Kapal, Kantor Kesehatan Pelabuhan dan Kantor Karantina Pelabuhan. Hasil penelitian menunjukan bahwa perusahaan telah memiliki divisi K2L (Keselamatan dan Kesehatan Lingkungan) tetapi masih bergabung dengan divisi pengendalian dokumen. Manajemen keselamatan dan kesehatan, pendidikan / pelatihan karyawan serta audit telah dilaksanakan perusahaan. Sarana dan prasarana (peralatan keselamatan dan kesehatan kerja) telah dimiliki oleh perusahaan namun beberapa peralatan perlu dilengkapi yaitu tempat sampah organik, anorganik dan bahan beracun dan berbahaya, jalur evakuasi dan tempat berkumpul yang aman di luar gedung, serta beberapa peralatan keselamatan di kapal. Perawatan kapal yang dilakukan meliputi perawatan harian / rutin, berkala, kritis dan docking dengan prosedur perawatan intern perusahaan. Untuk penanganan kedaruratan di kapal, pihak perusahaan telah memiliki prosedur intern dengan melibatkan berbagai divisi di perusahaan cabang dan pusat serta penanganan di kapal yang mengalami kedaruratan.

This study aims to determine the application of Occupational Health and Safety Management System in the shipping company in Southeast Sulawesi. Research conducted the study at PT. Indonesian Ferry Bajoe - Kolaka to know the Occupational Health and safety policies, facilities and infrastructure in the implementation, quality and quantity of employees, ship maintenance procedures and emergency response procedures in the ship. This research is qualitative using interview and observation of human resource department, document control, ship crew, port health office and the port’s quarantine office. The results showed that the company has owned environmental Health and safety division but is still joined with document control division. Safety and health management, education / training of employees and audit have been implemented by the company. Facilities and infrastructure have been owned by the company, but some of the equipments still need to be completed namely organic dumpster, inorganic dumpster and hazardous and toxic substances dumpster, evacuation routes and safe assembly point outside the building, as well as some safety equipment on board. Ship maintenance is conducted on the daily maintenance / routine, periodic, critical care and docking with the company's internal procedures. For handling emergencies on board, the company has owned internal procedures involving various branches and divisions in the company at the center as well as the emergency handling on board.

Kata Kunci : Kebijakan, peralatan, kualitas, perawatan, kedaruratan


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.